Google Mobility Report Tunjukkan Hasil Social Distancing di Indonesia, Berhasil?

Trending Now! Dipublikasikan 03.44, 06/04
Photo by Laurie Decroux on Unsplash
Photo by Laurie Decroux on Unsplash

Google merilis laporan COVID-19 Community Mobility Report pada 29 Maret 2020 di Indonesia. Laporan ini menunjukkan perubahan pola pergerakan masyarakat di tengah wabah virus korona baru COVID-19.

Data yang ada menunjukkan terjadi penurunan perjalanan menuju tempat umum dan berkuranganya aktivitas di transportasi publik. Namun data yang sama juga menunjukkan menjelang akhir Maret terjadi peningkatan kembali perjalanan menuju perkantoran.

Dalam laporan tersebut Google menjelaskan data lokasi dan pergerakan pengguna aplikasi Google Maps dengan membandingkan data pada pertengahan Februari 2020 hingga akhir Maret 2020. Data ini merekam perjalanan menuju suatu titik dan lamanya berada ditempat tujuan.

1. Terjadi penurunan untuk lokasi rekreasi dan pusat belanja

2. Penurunan signifikan pada lokasi ruang terbuka hijau seperti taman.

3. Data ini menunjukkan penurunan pada lokasi transportasi publik. Google mencatat halte bus dan stasiun kereta sebagai transit stations.

4. Terjadi peningkatan titik lokasi perumahan, yang menunjukkan tanda ada peningkatan aktivitas di rumah.

5. Sementara itu untuk perjalanan menuju kantor, terjadi penurunan sejak pertengahan Maret hingga ttitik terendah. Namun menjelang akhir bulan angka ini perlahan menanjak. Pertanda ada perubahan kebijakan soal bekerja dari rumah. 

Namun Google mewanti-wanti bahwa data ini sangat bergantung pada pengaturan pada perangkat pengguna dan tidak bisa digeneralisasi sebagai perilaku populasi masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Google menyatakan, data ini hanya sebagai gambaran efek social distancing dan tidak bisa serta-merta dijadikan dasar untuk kebijakan publik.