Gilang Fetish Jarik Sembunyi Sejak Kasus Mencuat

Medcom.id Dipublikasikan 10.45, 07/08 • https://www.medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Surabaya: Polisi sempat kesulitan menangkap Gilang Aprilian Nugraha Pratama, pelaku fetish jarik berkedok riset. Pasalnya mantan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) bersembunyi di rumah saudaranya di Jalan Cilik Riwut, Selat Dalam, Selat, Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Sejak kasus ini mencuat, yang bersangkutan tidak berada di rumah sesuai alamat KTP nya. Ternyata berada di rumah saudaranya di Jalan Cilik Riwut itu," kata Kapolres Kapuas, AKBP Manang Soebeti, saat dikonfirmasi, Jumat, 7 Agustus 2020.

Baca: Gilang Fetish Jarik Segera Diproses

Manang mengatakan pihaknya sudah berupaya membantu Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya untuk memonitor keberadaan Gilang. Namun Gilang tidak berada di rumahnya sesuai alamat KTP di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Padahal dia (G) pulang kampung ke Kalteng sudah sejak Maret, sejak covid-19. Tapi saat itu yang bersangkutan tidak ada di rumahnya," jelas Manang.

Manang beserta anggotanya kembali melakukan pelacakan keberadaan Gilang, di antaranya ke rumah saudara-saudaranya. Akhirnya membuahkan hasil dan keberadaan Gilang diketahui di salah satu rumah saudaranya di Jalan Cilik Riwut Gang 6 Handel Selamat, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalteng.

"Silakan simpulkan sendiri, melarikan diri atau bersembunyi. Yang jelas, sejak kasus ini mencuat, yang bersangkutan tidak berada di rumahnya sesuai KTP," jelas Manang.

Gilang tidak melakukan perlawanan saat ditangkap petugas gabungan sekira pukul 16.00 WIB, Kamis, 6 Agustus 2020. Sebelum diterbangkan ke Surabaya, Gilang sempat dilakukan rapid test dengan hasil non reaktif.

"Selanjutnya untuk proses hukum terhadap Gilang, kita serahkan ini ke Polrestabes Surabaya," ujar Manang.

Artikel Asli