Gila, Pebulutangkis Amerika di Kejuaraan Dunia Seorang Kakek 62 Tahun

VIVA.CO.ID Dipublikasikan 23.06, 20/08/2019 • Bayu Adi Wicaksono
Mathew Fogarty/Isabel Zong.
Mathew Fogarty/Isabel Zong.

VIVA – Jika Israel mengerahkan nenek Svetlana Gilberman yang usianya sudah 61 tahun untuk merebut tahta juara dunia. Amerika Serikat malah lebih parah lagi, negeri adi kuasa itu mengirim seorang kakek-kakek ke Kota Basel, Switzerland.

Kakek itu bernama Mathew Fogarty, dia memang pebulutangkis spesial sektor ganda. Di BWF World Championships 2019 ini, Mathew berduet dengan pebulutangkis muda, Isabel Zong.

Sayangnya dalam pertarungan di babak 64 besar Mathew/Isabel saat berhadapan dengan ganda campuran Valeriy Atrashchenkov/Yalyzaveta Zharka, mereka dikalahkan pebulutangkis Ukraina itu dengan angka 9-21 dan 10-21 dalam 23 menit.

Pria kelahiran USA, 30 Oktober 1956 dipastikan menjadi pebulutangkis tertua yang berlaga di BWF World Championships. Usianya saat ini 62 tahun.

Mathew Fogarty/Isabel Zong.

Hanya saja yang cukup mengherankan, kenapa negara sebesar Amerika Serikat tak mengirimkan pebulutangkis yang lebih muda di ajang bulutangkis tertinggi dunia ini.

Perlu diketahui, di BWF World Championships 2019 ini Amerika Serikat menerjunkan 10 pebulutangkis yang terbagi dalam sektor ganda putra, ganda putri, ganda campuran dan tunggal putri.

Meski usainya sudah kepala enam. Tapi, di atas kertas Mathew masih jauh lebih baik dari pada pemain ganda Amerika lainnya. Terbukti hingga saat ini dia sudah 8 kali turun tanding di BWF World Championships, mulai dari tahun 2003, 2006, 2009, 2010, 2015, 2017, 2018 dan 2019.

Tak cuma spesial main ganda. Mathew ternyata juga bia bermain seorang diri alias tunggal putra. Terakhir kali namanya sebagai salah satu peserta India Open 2019. Sayangnya, Mathew walkover.

Artikel Asli