Gibran Rakabuming Akan Serahkan Bisnisnya ke Kaesang

Tempo.co Dipublikasikan 21.48, 21/10/2019 • Kodrat Setiawan
Kaesang mengaku termotivasi dengan keberhasilan Gibran lewat Markobar.
Putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming, akan melimpahkan kerajaan bisnisnya pada adiknya, Kaesang Pangarep.

TEMPO.CO, Jakarta - Putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming, akan melimpahkan kerajaan bisnisnya pada adiknya, Kaesang Pangarep.
"Sudah waktunya [Kaesang menekuni bisnis]. Saya kan nanti ada pekerjaan di bidang yang lain yang mengharuskan saya harus lebih fokus dan tidak bisa lagi utnuk hands on di bisnis ini makanya saya serahkan ke Kaesang. Dan arnold dan Kevin Santoso dan Randy Julius," ujarnya saat meresmikan gerai restoran Mangkok Ku dan outlet minuman Goola di Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019.
Gibran bakal maju sebagai calon Wali Kota Surakarta meski DPC PDIP Solo sudah menutup pintu. Putra sulung Jokowi itu menyatakan akan tetap maju lewat jalur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) atau Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PDIP.
Di tempat yang sama, Kaesang menutup kemungkinan kolaborasi salah satu unit usaha makanan ringannya, Sang Pisang, dengan restoran Mangkok Ku dan outlet minuman Goola yang dimiliki Gibran.
Putera bungsu Presiden RI Joko Widodo tersebut secara terang-terangan menyebut tidak akan membuka outletnya di lokasi yang sama dengan Mangkok Ku dan Goola, karena jumlah outlet Sang Pisang, menurutnya, sudah jauh lebih banyak dibanding dua outlet tersebut.
"Enggak. Sang Pisang sombong. Kami sudah banyak outlet," terang Kaesang dengan nada bercanda saat ditemui di Kota Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan.
Kaesang menilai, unit usaha yang cocok disandingkan dengannya adalah Markobar yang juga dimiliki Gibran. Markobar menurutnya sudah memiliki banyak outlet dan pasar makanan yang hampir sama dengan Sang Pisang.
"Kalau Sang Pisang barengannya sama Markobar. Sang Pisang itu biasanya kerjasama bareng Markobar, sudah ada beberapa cabang kaya di Cikini, ada di Medan, Surabaya dan Cikarang," sambung Kaesang.
Bisnis usahanya Sang Pisang, lanjut Kaesang, juga dinilainya memiliki perkembangan yang cukup pesat terlihat dari ekspansi outletnya beberapa waktu lalu di Kuala Lumpur, Malaysia.
"Alhamdullilah [diterima baik di Malaysia]. Tantangannya pakai bahasa melayu karena bukanya di Kuala Lumpur. Sudah tantangannya itu aja, yang lain enggak ada," cerita Kaesang.
BISNIS

Artikel Asli