Gara-gara Pasar Cina, Jeep Ngebet Bikin Mobil Listrik

Tempo.co Dipublikasikan 04.26, 19/01 • Wawan Priyanto
Jeep Wrangler Rubicon Plug-in Hybrid di CES 2020. (Carscoops)
Sebagai langkah awal, Jeep akan meluncurkan mobil dengan teknologi hybrid pada 2021.

TEMPO.CO, Jakarta - Jeep bikin mobil listrik? Bisa jadi. Bahkan sangat mungkin akan meluncur dalam waktu dekat ini. Semua ini gara-gara industri di Cina yang sangat besar, sekaligus pasar kendaraan bermotor terbesar di dunia.
Cina pastinya menarik bagi pabrikan otomotif dunia. Mereka berlomba-lomba masuk, berebut lezatnya kue kendaraan bermotor.
Tahun lalu, meski otomotif lesu dan penjualan menurun, total penjualan mobil di Cina masih mampu menembus angka 25,7 juta unit. Bayangkan dengan Indonesia yang tahun lalu hanya 1 juta unit lebih sedikit.
Christian Meunier, bos global Jeep, merupakan sosok yang mengungkapkan rencana Jeep tentang mobil listrik kepada Car and Driver.
Dikutip dari Motor1.com, Meunier merinci bagaimana pembuat mobil berencana untuk membawa sebanyak mungkin Jeep listrik ke Cina.

Sebagai langkah awal, Jeep akan mulai dengan meluncurkan tiga model hybrid dengan motor listrik - Compass, Renegade, dan Wrangler - tahun depan.
Setelah itu, Jeep akan mulai menawarkan Jeep dengan penggerak listrik sepenuhnya. Meunier juga mencatat Jeep akan menawarkan versi elektrifikasi dari setiap model pada tahun 2022, setahun lebih lambat dari yang diisukan sebelumnya.

Bulan lalu, Meunier mengatakan Jeep listrik akan menjadi "Jeep terbaik yang pernah dibangun."
Bagian dari misi Meunier sejak mengambil alih merek Jeep adalah untuk lebih berfokus pada teknologi. Hibridisasi adalah langkah pertama menuju masa depan, menuju mobil listrik sepenuhnya.

Artikel Asli