Gara-gara Covid-19, Menkeu Moratorium Penerimaan Peserta Didik STAN

Jawapos Diupdate 03.31, 16/07 • Dipublikasikan 11.30, 16/07 • Estu Suryowati
Gara-gara Covid-19, Menkeu Moratorium Penerimaan Peserta Didik STAN

JawaPos.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak membuka rekrutmen PKN STAN pada tahun ini. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah perluasan penularan Covid-19.

Peniadaan rekrutmen PKN STAN juga sudah tertera dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 77 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2020-2024. Sri Mulyani menjelaskan, dalam pelaksanaan tes ujian masuk diperlukan kehadiran langsung. Dengan adanya wabah Covid-19, hal tersebut tidak mungkin dilakukan.

“Rekrutmen STAN yang biasanya melamar itu bisa mencapai lebih dari 150 ribu, tidak mungkin dilakukan testing yang tidak akan menimbulkan risiko penularan yang sangat besar. Apalagi untuk rekrutmen STAN kita juga membutuhkan tes fisik,” ujarnya saat ditemui di gedung DPR RI Jakarta, Rabu (15/7).

Dengan adanya peniadaan rekrutmen STAN, Sri Mulyani menuturkan, pihaknya akan melakukan perbaikan seluruh aspek di PKN STAN. Mulai dari sisi kampus, staf, dosen, kurikulum, hingga teknologi.

“Waktu ini yang digunakan sebagai kesempatan untuk bagi kita me-redesign STAN-nya supaya menjadi lebih baik untuk sebuah kampus di bidang keuangan negara yang tantangannya menjadi luar biasa sangat kompleks,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kemenkeu, Rahayu Puspasari mengatakan, moratorium proses rekrutmen PKN STAN akan dikaji setiap tahunnya sesuai konsep pengembangan yang dilakukan pada 2020.

Artikel Asli