Gangguan Mental, Ariel Tatum Ungkap Gejala Awal dan Nyaris Bunuh Diri

Kompas.com Dipublikasikan 09.05, 19/10/2019 • Tri Susanto Setiawan
KOMPAS.com/Tri Susanto Setiawan
Ariel Tatum di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ariel Tatum mengaku didiagnosis gangguan mental Borderline Personality Disorder (BPD) atau kepribadian ambang akut.

BPD menepis diagnosis yang Ariel ketahui sejak usia 13 tahun. Saat itu, Ariel pernah dinilai memiliki gangguan jiwa bipolar hingga trauma past life.

Ariel mengungkapkan gejala-gejala yang dialaminya dari gangguan jiwa tersebut.

"Mulainya karena menurut aku sudah mulai enggak wajar. Kayak aku enggak bisa tidur, mengganggu produktivitas," kata Ariel di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019).

Baca juga: Gangguan Mental, Ariel Tatum Berjuang Cari Psikolog Sejak Usia 13 Tahun

Ariel pun mengungkapkan kejadian-kejadian tidak wajar yang dialaminya.

"Yang paling parah percobaan bunuh diri sih pastinya. Terus sama melukai diri sendiri. Menurut aku sudah enggak wajar, ya, karena aku pun enggak sadar akan hal itu," kata Ariel.

Menurut dia, keinginan untuk bunuh diri tidak hanya sekali, tapi berulang-ulang kali.

Yang pertama saat ia berusia 13 tahun. Yang terakhir adalah dua tahun lalu atau pada 2017 lalu.

Baca juga: Marshanda: Orang Terkenal Juga Manusia, Tak Harus Sempurna…

"Banyak faktor. Tapi faktornya lebih ke personal sih. Jadi yang mau aku tekankan lebih ke ‘ayo, kita semua pasti punya luka yang belum selesai, jadi ayo diselesaikan'," kata Ariel.

Akhirnya, Ariel berobat ke psikiater.

"Jadi akhirnya aku memutuskan untuk mencari bantuan profesional," sambung dia.

Penulis: Tri Susanto SetiawanEditor: Dian Maharani

Artikel Asli