Game "Fornite" Dihapus dari Android dan Apple iOS

Kompas.com Dipublikasikan 03.22, 14/08 • Conney Stephanie
Epic Games
Game battle royale Fortnite

KOMPAS.com - Setelah dihapus dari App Store, kini game battle royale "Fortnite" besutan Epic Games juga telah diturunkan dari toko aplikasi Google Play Store.

Hal tersebut dilakukan lantaran Fortnite dianggap telah melanggar aturan sistem pembayaran pada aplikasi, yang diterapkan oleh App Store dan Google Play Store.

Epic Games dituding telah merancang mekanisme khusus untuk memungkinkan pengguna dapat melakukan transaksi pembayaran, yang dinilai bertentangan dengan kebijakan yang berlaku.

Baca juga: Epic Games Pastikan Tidak Ada Fortnite Versi Ringan

"Kami menghapus Fortnite di Google Play Store karena telah melanggar kebijakan. Kami akan menyambut baik apabila Epic ingin berdiskusi untuk mengembalikan Fortnite ke Google Play Store," kata Google dalam sebuah pernyataan.

Senada dengan Google, Apple juga menuturkan hal yang sama terkait alasan dihapusnya Fortnite di toko aplikasi App Store.

"Epic membuat metode pembayaran pada aplikasi yang bertentangan dengan Apple. Mereka telah melanggar pedoman App Store terkait pembayaran dalam aplikasi, yang berlaku untuk setiap pengembang yang menjual item atau komponen digital lainnya," tulis Apple.

Google dan Apple sendiri sama-sama mengambil pendapatan game secara keseluruhan sekitar 30 persen, sementara 70 persennya mengalir ke para pengembang.

"Game yang tersedia di Google Play Store dan menawarkan opsi pembelian dalam aplikasi harus mengikuti aturan dan metode pembayaran sesuai dengan kebijakan Google. Sistem kami mengambil potongan 30 persen, seperti yang diterapkan oleh Apple," kata Google.

Baca juga: Pembuat Fortnite Siapkan Toko Game Android Pesaing Play Store

Protes Epic Games

Menanggapi hal tersebut, Epic Games menunjukkan rasa protes terhadap keputusan yang diambil oleh Apple. 

Epic Games membuat teaser video yang mengibaratkan Apple sebagai "perusahaan monopoli". Video itu dibagikan melalui laman YouTube (Fortnite Insider) dan hingga berita ini ditayangkan sudah ditonton sebanyak 106.000 kali.

Tak hanya itu, video itu juga ditampilkan dalam permainan Fortnite yang mengejek iklan ikonik iPhone "1984" dan menyerukan penggemar untuk mendukung perjuangannya melawan Apple.

"Kami berupaya untuk berdiskusi dengan Epic dalam menyelesaikan pelanggaran ini sehingga mereka dapat mengembalikan Fortnite ke App Store," kata Apple sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Jumat (14/8/2020).

Baca juga: Pembuat Game Fortnite Dapat Suntikan Dana Rp 3,6 Triliun dari Sony

Sebelumnya pada 2018 lalu, pengguna yang ingin memainkan Fortnite di Android harus meng-install game tersebut melalui proses sideloading, atau mengunduh dari toko aplikasi pihak ketiga, bukan dari Google Play Store.

Kemudian alasan Epic Games akhirnya menghadirkan Fortnite di toko aplikasi Google Play Store pada awal 2020 karena aplikasi Fortnite yang disebarkan lewat toko aplikasi pihak ketiga ternyata tidak menguntungkan mereka.

Fortnite juga bekerja sama dengan vendor ponsel Samsung dalam mendistribusikan game-nya.

Penulis: Conney StephanieEditor: Reska K. Nistanto

Artikel Asli