Gagal Promosi ke Liga 1, Ini Biang Kekalahan PSMS atas Persita Menurut Jafri Sastra

INDOSPORT.com Diupdate 16.30, 18/11/2019 • Dipublikasikan 16.30, 18/11/2019 • Penulis: Aldi Aulia Anwar | Editor: Rafif Rahedian

INDOSPORT.COM - Pelatih PSMS Medan, Jafri Sastra, membeberkan terkait kekalahan timnya pada laga pamungkas Grup B Babak 8 Besar Liga 2 Indonesia 2019 atas Persita Tangerang, di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Senin (18/11/19) sore.

Sebab kekalahan 1-2 atas Persita Tangerang itu harus mengubur mimpi tim berjuluk Ayam Kinantan untuk lolos ke babak selanjutnya semifinal dan impian promosi ke Liga 1 musim depan.

Menurut Jafri Sastra, ada beberapa poin biang keladi di balik kekalahan PSMS di ajang Liga 2 tersebut. Menurutnya karena kurangnya fokus dan konsentrasi serta masih banyak pemainnya melakukan kesalahan sendiri.

"Penyebabnya pertama konsentrasi, kedua kita sering melakukna kesalahan sendiri. Gol pertama satu pemain kita passing yang tidak tepat dengan jarak yang pendek sehingga di counter (attack)," katanya dalam temu pers usai pertandingan.

"Yang kedua juga begitu. Kita sudah di garis 16, tapi tidak bisa memanfaatkan peluang dan bola menyangkut lagi di kaki lawan," sambung Jafri.

Lebih lanjut, Jafri menyebut, gol kedua lawan fatal karena turunnya fokus dan konsentrasi pemainnya di sebelum peluit akhir. Sebab hasil imbang seyogyanya sudah mengamankan langkah mereka ke babak empat besar Liga 2.

"Jadi gol (lawan) itu karena hilang konsetrasi dan fokus di menit akhir. Ini penyakit yang belum ada obatnya sampai hari ini," pungkas pelatih berusia 54 tahun itu.

Dengan hasil ini, Persita berhak lolos ke semifinal Liga 2 2019 sebagai juara grup dengan poin 6, hasil 2 kali menang dan sekali kalah. Disusul Persik Kediri sebagai runner-up dengan poin 5 (sekali menang dan 2 kali seri), setelah di waktu bersamaan hanya bermain imbang tanpa gol.

Artikel Asli