Gagal Pertahankan Juara Hong Kong Open, Ini Kata Kevin / Marcus

Tempo.co Dipublikasikan 11.51, 15/11/2019 • Rina Widiastuti
Ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon saat berhadapan dengan pasangan Cina, He Ji Ting/Tan Qiang di Fuzhou China Open 2019, Kamis, 7 November 2019. Pasangan yang dijuluki Minions ini menjadi wakil pertama yang lolos ke perempat final. Badmintonindonesia.org
Kevin / Marcus harus berhenti di babak perempat final Hong Kong Open 2019 setelah dikalahkan pasangan Jepang, Hiroyudi Endo/Yuta Watanabe.

TEMPO.CO, Jakarta - Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon gagal mempertahankan gelar juara di Hong Kong Open 2019. Pemain nomor satu dunia ini harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe di babak perempat final setelah kalah dengan skor 21-16, 14-21, 20-22.

Pada pertandingan hari ini, Kevin / Marcus sebenarnya berpeluang besar untuk memenangkan pertandingan saat unggul 16-10 hingga 19-15 pada game ketiga. Namun, pada poin-poin krtis, Endo / Watanabe bermain lebih menekan pertahanan Kevin / Marcus.

Pertarungan Kevin / Marcus melawan Endo / Watanabe memang selalu berjalan ramai. Dalam empat pertemuan, Kevin / Marcus kalah di dua laga terakhir di Badminton Asia Championships 2019 dan Thailand Open 2019.

"Endo / Watanabe memang enggak gampang mati, mereka juga mainnya lebih tenang. Waktu kami memimpin di game ketiga, sebetulnya tidak ada perubahan permainan dari lawan. Kami kurang beruntung di akhir game," kata Kevin kepada Badmintonindonesia.org.

"Penampilan kami secara keseluruhan cukup lumayan, kami sudah unggul tapi kami tidak bisa menyelesaikan dengan baik. Lawan memang tidak mudah ditembus," tambah Marcus.

Kekalahan ini membuat ambisi Kevin / Marcus untuk bisa mempertahankan gelar juara yang mereka raih tahun lalu, tak bisa terwujud. Pekan lalu, mereka sukses mempertahankan gelar juara turnamen Fuzhou China Open 2019.

"Kami merasa penampilan kami secara keseluruhan cukup baik, tapi kan kami masih kalah, jadi masih banyak yang harus diperbaiki dari kami," ujar Kevin.

BADMINTON INDONESIA

Artikel Asli