Gadis Ini Bunuh dan Buang Bayi yang Baru Dilahirkan ke Selokan karena Ingin Menikahi Pria Lain

Kompas.com Dipublikasikan 06.50, 01/06 • Kontributor Pontianak, Hendra Cipta
Shutterstock
Ilustrasi tewas.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kapolsek Suhaid, Iptu Dayan menjelaskan, wanita muda berinisial M (18) membunuh dan membuang bayinya karena ingin menikah dengan pria lain.

"Tersangka M sengaja membuang dan melakukan kekerasan terhadap bayi yang baru saja dilahirkan untuk menutupi kehamilannya selama ini," kata Dayan saat dihubungi, Senin (1/6/2020).

Baca juga: Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Awalnya M menjalani hubungan dengan seorang pria hingga hamil tujuh bulan.

Namun, dua bulan lalu, M berkenalan dan berhubungan dengan pria lain berinisial YL.

YL yang serius dengan M kemudian mengajak wanita itu untuk menikah. YL saat itu tak tahu bahwa M tengah hamil tujuh bulan. 

Baca juga: Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Karena beda keyakinan, YL dan M memutuskan untuk menikah secara adat.

YL kemudian menjemput dan membawa M rumahnya, Minggu (24/5/2020).

Namun, M melahirkan diam-diam di kamar mandi, Rabu.

Wanita ini kemudian membunuh dan membuang bayinya ke selokan, hingga Jumat (29/5/2020) jenazah bayi ditemukan oleh warga dan kasus tersebut terungkap. 

 

Diberitakan sebelumnya, aparat kepolisian menangkap seorang wanita muda berinisial M (18), karena membunuh dan membuang bayi yang baru dilahirkan ke selokan di Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Penangkapan wanita tersebut bermula dari laporan warga yang menemukan jenazah bayi di selokan, Jumat (29/5/2020) sekitar pukul 05.30 WIB.

Saat jenazah ditemukan, terdapat luka sobek di bagian mulut dan pipi sebelah kanan, serta sudah tidak ada tali pusar.

Dari hasil pemeriksaan, M mengakui perbuatannya yang sengaja membuang dan menganiaya bayinya di belakang rumah teman prianya tersebut.

Penulis: Kontributor Pontianak, Hendra CiptaEditor: David Oliver Purba

Artikel Asli