Gadis Ini Ketakutan usai Sopir Taksi Online Pakai Foto Menyeramkan & Dini Hari Membawanya ke Kuburan

Tribunnews.com Dipublikasikan 15.13, 02/04/2018 • Natalia Bulan Retno Palupi
Penumpang dapat pengalaman menyeramkan.

TRIBUNNEWS.COM - Baru-baru ini pacar korban membagikan kisah menyeramkan saat menggunakan jasa taksi online di akun Facebook-nya.

DilansirTribunnews.com dari World of Buzz pada Senin (2/4/2018),pengguna Facebook yang tak disebutkan namanya ini menceritakan pacarnya mendapatkan perjalanan menakutkan setelah memesan GrabHitch di Singapura pada Sabtu (31/3/2018) sekitar pukul 01.00 waktu setempat.

Ia menjelaskan bahwa sopir taksi online tersebut menggunakan foto hitam putih yang memperlihatkan seorang wanita tua untuk foto profilnya.

Bahkan perjalanannya telah melewati pemakaman untuk sampai ke titik drop off-nya.

Foto profil sang driver ()

"Sopir GrabHitch yang berusia pertengahan 20-an ini menggunakan foto profil yang menyeramkan dan membawa pacarku melalui pemakaman. Setelah naik, ia mengatakan bahwa akan memilih driver lain, tetapi pada akhirnya dia tidak bisa memilih driver lain. Setelah itu, sang driver menggunakan jalan pemakaman sebagai ganti jalan tol meskipun GPS menunjukkan bahwa jalan tol kira-kira delapan menit lebih cepat," ungkapnya dalam postingan Facebook-nya tersebut.

Saat itulah, pacarnya merasa bahwa ada sesuatu yang tidak benar dan segera menelepon dirinya dan keluarganya untuk memberi tahu tentang lokasinya.

Setelah menyadari bahwa penumpangnya tersebut memberitahu orang lain tentang lokasinya, sang driver pun langsung berjalan keluar dari pemakaman Jalan Mandai dan menuju jalan tol sebagai gantinya.

Pemakamannya (World of Buzz)

Setelah insiden tersebut, korban dan kekasihnya pun membuat laporan ke Grab tentang perilaku aneh sang driver.

Dan saat itulah mereka menyadari bahwa ia menggunakan foto kuno seorang wanita tua berwarna hitam putih sebagai foto profilnya.

Bahkan hal tersebut membuat petugas di bagian pelanggan ikut terkejut saat melihat foto profil dari driver tersebut.

"Untungnya, pacar saya menelepon untuk meminta bantuan, sehingga bisa memaksa driver untuk kembali ke jalan yang sebenarnya. Kami masih tidak yakin dengan niatnya dan telah memilih untuk mempublikasikan masalah ini untuk memperingatkan pengguna lain," tambahnya.

Ilustrasi (World of Buzz)

Grab Singapura pun telah menanggapi insiden ini dan berjanji akan menyelidiki kejadian tersebut.

(Tribunnews.com/Natalia Bulan Retno Palupi)

Artikel Asli