(Foto) Semakin Pekat, Begini Kondisi Kabut Asap di Sejumlah Daerah

Intisari Dipublikasikan 07.15, 16/09/2019 • Mentari DP
Kabut asap di Sungai Kahayan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Minggu (15/9/2019).

Intisari-Online.com – Masalah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa wilayah di Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera membuat banyak kawasan yang tertutup kabut asap.

Tak hanya menimbulkan aroma menyengat, kabut asap juga menghambat aktivitas warga setempat.

Seperti membuat jarak pandang terbatas dan membahayakan kesehatan warga sekitar.

Berdasarkan pantauan satelit milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) pada Sabtu (14/9/2019) terdapat 2.720 titik api di sejumlah wilayah yang ada di Indonesia.

Untuk mengantisipasinya, pemerintah setempat lantas meminta warga mengenakan masker khusus jika ingin bepergian ke luar.

Berikut sejumlah foto yang didapat dari Antara Foto seperti dilansir dari kompas.com pada Senin (16/9/2019) mengenai pekatnya kabut asap di sejumlah daerah.

Kondisi kabut asap di sejumlah daerah

Kabut asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Minggu (15/9/2019).' (ANTARA FOTO/RENDHIK ANDIKA)
Kabut asap di Sungai Kahayan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Minggu (15/9/2019).' (ANTARA FOTO/RENDHIK ANDIKA)
Kabut asap di Jalan Ahmad Yani, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (15/9/2019).' (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Kabut asap di Pekanbaru, Riau, Kamis (12/9/2019).' (ANTARA FOTO/RONY MUHARRMAN)

Kondisi petugas yang berupaya memadamkan api yang membakar hutan dan lahan

Petugas berupaya memadamkan kebakaran lahan gambut di kawasan Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (14/9/2019).' (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Petugas berupaya memadamkan kebakaran lahan dii desa Pengayuan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (14/9/2019).' (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Warga melihat kebakaran lahan gambut dari balik jendela rumah di desa Pengayuan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (14/9/2019).' (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

(Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kabut Asap Kalimantan yang Kian Pekat dan Mengancam Warga")

Artikel Asli