Fahri Hamzah Sebut BUMN Predator Perekonomian

Media Indonesia Dipublikasikan 12.17, 14/12/2019 • http://mediaindonesia.com/
Fahri Hamzah

MANTAN Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah melontarkan kritik tajam saat terungkapnya jajaran direksi Garuda Indonesia yang menyelundupkan motor Harley Davidson dari Prancis beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Partai Gelora itu menilai BUMN seolah menjadi sapi perah pemerintah dan harus menarik untung sebesar-sebesarnya.

Akibatnya, perusahaan pun menghalalkan segala cara termasuk menekan rakyat.

"Sekarang direksi berlomba-lomba kejar profit, bertarung dengan rakyat bahkan membunuh industri, membunuh rakyat untuk dapat profit. Bahkan (BUMN) sering disalahgunakan untuk foya-foya, menyogok pejabat, chip in dalam politik, pilkada, pilpres. BUMN itu jadi predator perekonomian nasional," ungkap Fahri seusai menjadi pembicara di Milenial Fest 2019 di Balai Sarbini, Sabtu (14/12).

Fahri menyebut selama ini orientasi profit itulah yang menyebabkan BUMN kehilangan jati dirinya sebagai pengelola kekayaan negara. Kementerian BUMN disebutnya masih buta akan hal itu.

"Ini Pak Erick dan kawan-kawan nggak paham. Nggak ada konsep untung dalam BUMN. BUMN harus untuk perkuat rakyat. BUMN adalah infrastruktur ekonomi rakyat," terangnya.

 

*Baca juga: *

 

Pemerintah pun disebut kecolongan karena selama ini tidak mengetahui pemborosan yang dilakukan oleh jajaran direksi Garuda Indonesia. Padahal penyimpangan itu bisa dideteksi dan diketahui jika melongok gaya hidup direksi.

Ia pun menduga jajaran Kementerian BUMN sudah mengetahui penyimpangan yang dilakukan direksi maskapai pelat merah itu sejak lama dan mendiamkannya. Penyebabnya diduga Ari turut memberikan setoran serta selalu menuruti semua kemauan pemerintah tanpa melihat kondisi rakyat.

"Ari Ashkara baru diketahui dan dimaki-maki setelah ketajuan menyelundup. Padahal gaya hidupnya selama ini menyimpang. Asal bapak senang menjilat semua, begitu jatuh diinjak orang itu. Itu terjadi pada Ari," tuturnya. (OL-8)

Artikel Asli