Evolusi Real Madrid Dimulai dari Rodrygo dan Vinicius

Liputan6.com Diupdate 03.55, 13/12/2019 • Dipublikasikan 03.55, 13/12/2019 • Liputanenam
Real Madrid Menang 3-1 di Kandang Club Brugge
Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Club Brugge pada pertandingan Grup A Liga Champions di stadion Jan Breydel di Bruges, Belgia (11/12/2019). Real Madrid menang 3-1 atas Club Brugge. (AP Photo/Francisco Seco)

Liputan6.com, Madrid - Real Madrid tidak akan kesulitan menjaga nama besar klub hingga beberapa tahun ke depan. Sebab, Los Blancos telah memiliki beberapa calon bintang masa depan, di antaranya Rodrygo Goes dan Vinicius Junior.

Teranyar, Rodrygo dan Vinicius membuktikan kualitas mereka kala membantu Real Madrid menang 3-1 di kandang Club Brugge, Kamis (12/12/2019). Dua pemain muda ini bisa menyuguhkan keajaiban ketika pemain utama absen di matchday terakhir Grup A Liga Champions.

Dua bocah Brasil ini benar-benar menyulitkan pertahanan Brugge dengan teknik bermain luar biasa. Keduanya masing-masing membungkus satu gol, cukup sebagai bukti ketajaman.

Kemenangan ini membuat Real Madrid finis sebagai runner up Grup A, mendampingi Paris Saint-Germain ke babak 16 besar Liga Champions.

 

 

 

 

Pembuktian Vinicius

2. Vinicius Junior (Real Madrid) – Pemain berdarah Brasil itu mampu tampil memukau saat menjalani laga El Clasico perdana nya. Penyerang muda berusia 18 tahun ini digadang-gadang jadi bintang masa depan Los Blancos. (AFP/Gabriel Bouys)

Setelah kesulitan menembus tim inti Real Madrid di musim ini, VInicius tidak tampak kesulitan ketika menyulitkan pertahanan Club Brugge. Dia nyaris menyamai level terbaiknya musim lalu, ketika bermain di bawah Santiago Solari.

Total 90 juta euro dihabiskan Madrid untuk membeli dua pemain muda ini, yang dipandang sebagai masa depan El Real. Kali ini, untuk pertama kalinya fans Madrid bisa menyaksikan duet luar biasa Rodrygo-Vinicius di lini serang.

Zidane menurunkan formasi trio penyerang pada laga tersebut, seperti biasanya. Luka Jovic diplot sebagai striker utama, Vinicius di kiri, dan Rodrygo di kanan.

Jovic lagi-lagi tampak kesulitan, mungkin karena beban harga yang terlalu mahal. Untungnya, dia mendapatkan dukungan luar biasa dari dua pemain di kanan-kirinya.

 

Rodrygo Rajin Bikin Gol

Ketika Vinicius masih berjuang membuktikan diri, Rodrygo sedikit lebih unggul. Musim ini, Zidane sering mengandalkan Rodrygo pada lag-laga sulit, tentu Rodrygo menjawabnya dengan gol-gol penting.

Dia telah mencetak enam gol di semua kompetisi musim ini, pencetak gol terbanyak kedua di bawah Karim Benzema. Untuk pemain baru yang masih belia, torehan Rodrygo jelas memuaskan.

Salah satu masalah utama Zidane musim ini adalah usaha memainkan dua pemain ini bersamaan. Sebelumnya Zidane dinilai harus memilih salah satu.

Biar begitu, penampilan keduanya saat melawan Club Brugge kemarin sudah cukup menjelaskan kerjasama apik yang mungkin jadi ancaman baru Madrid.

Sumber: Marca

Disadur dari Bola.net (Penulis Richard Andreas, Published 13/12/2019)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Asli