Bukan Hanya untuk Perempuan, Makeup Juga untuk Pria. Sudah Ada Sejak Sebelum Masehi!

LINE TODAY Dipublikasikan 00.00, 10/07/2020

Selama bertahun-tahun, makeup sangat identik dengan perempuan. Padahal, selama ribuan tahun sejak 4000 sebelum masehi (SM) sampai abad ke-18, pria-pria secara tradisional menggunakan makeup dengan berbagai cara lho.

Makin kesini, industri kecantikan juga mulai dipenuhi oleh penggiat makeup pria yang senang mengeksplorasi berbagai makeup look. Meskipun industri kecantikan telah didominasi oleh wanita, setiap orang punya hak untuk memakai makeup, termasuk para pria menyukai makeup. Saat ini, beberapa selebgram cowok yang hobi eksplor makeup seperti Jovi Adhiguna, Andreas Lukita (Alpha Make up) serta Florenzio Pitta juga sering berbagi makeup tutorial mereka di kanal sosial media mereka. 

Picture source: koreaboo.com 

Simak bagaimana makeup pria berevolusi dari jaman sebelum masehi sampai sekarang yuk. 

Jaman Mesir Kuno 

Picture source: ancientpages.com

Pada awal 4000 SM, pria jaman Mesir kuno menggunakan pigmen hitam untuk membuat desain eyeliner yang rumit. Ratusan tahun kemudian, eye shadow hijau, eyeliner, pewarna bibir serta pipi warna merah juga populer untuk pria. Penggunaan makeup buat para pria disana diyakini dapat membangkitkan Dewa Horus dan Dewa Ra, yang dipercaya dapat menangkal penyakit berbahaya. Selain itu, eyeliner yang semakin tebal menunjukkan status sosial dan kekayaan. 

Jaman Roma Kuno

Di abad ke-1, bangsa Romawi diketahui menggunakan pigmen merah di pipi serta mewarnai kuku dengan ramuan lemak dan darah babi. Selain itu, Pria Romawi juga melukis kepala mereka untuk menyamarkan kebotakan pada kulit kepala. 

Elizabeth I

Selama pemerintahan Ratu Elizabeth I, makeup juga sangat populer di kalangan pria, salah satunya adalah bubuk putih seperti bedak untuk membuat kulit semakin putih. Di masa ini, beberapa produk makeup dibuat dari timah yang berbahaya untuk kesehatan.  

Abad 18 - Perancis

Raja Louis XVI Perancis yang populer dengan kemewahan, dikenal juga sebagai king of fashion. Fashion menjadi rencana stimulus untuk ekonomi negara serta membuat aturan tentang beragam jenis pakaian yang harus dipakai sesuai dengan fungsi. Ia juga memberikan award untuk rakyatnya yang meniru gaya sepatunya dengan baik. Raja Louis sendiri sudah botak di usia 23 tahun sehingga akhirnya memaksa aristokrat Perancis untuk membuat wig sebanyak-banyaknya.

Picture Source: bigli.com 

1930-Hollywood

Tahun ini, industri film Hollywood baru saja dimulai. Hal ini menyebabkan hairstyle dan makeup menjadi dua elemen yang dibutuhkan baik untuk wanita maupun pria. Clark Gable adalah contoh pertama definisi cantik metroseksual. 

1970-1980

Di era ini, makeup mulai menjadi lintas gender. Kebanyakan, makeup digunakan untuk pentas panggung, terutama karena industri musik rock n roll juga sedang berkembang pesat. Di Hollywood, mulai muncul makeup artist pria besar di ranah Hollywood, seperti Scott Barnes, Kevyn Aucoin dan Way Bandy. Di Indonesia sendiri, makeup untuk pria biasa digunakan di kesenian tradisional terutama ketika pentas, misalnya ludruk, tari lengger lanang dan lainnya. Salah satu penari legendaris Indonesia, Didik Nini Thowok pun merilis buku tentang makeup panggung yang dikhususkan untuk tari dan film. 

Picture source: Instagram.com/didikninithowok

2000s

Seiring dengan musik pop/punk yang semakin berkembang di tahun 2000-an muncul istiah guyliner, atau pria-pria dengan eyeliner. Masih ingat dengan Jared Leto, Adam Lambert, Gerard Way dan Pete Wentz? Yes, para penyanyi dan vokalis band yang tampil dengan tampilan mata tajam mempengaruhi banyak fans pria untuk mulai memakai eyeliner juga.  Konsep metroseksualitas pun akhirnya mulai memasuki industri kecantikan dunia. Brand global seperti Yves Saint Laurent pun merilis Touche Éclat khusus untuk para cowok di tahun 2008. 

Jared Leto. Picture source: elle.com

2010

Dengan kehadiran media sosial, para penyuka makeup pria mulai berbagi kreasi makeup mereka ke publik, misalnya melalui kanal Youtube atau Instagram. Di Amerika Serikat, Jefree Starr jadi ikon besar makeup artists pria dan sukses membangun makeup line untuk pria. Bahkan, perusahaan kecantikan global seperti Covergirl bermitra dengan James Charles untuk menjadi brand ambassador pria pertama mereka. 

Lihat postingan ini di Instagram

Emang paling enak jepret langsung cuss yah, necurel byuti

Sebuah kiriman dibagikan oleh Jovi Adhiguna Hunter 🦄 (@joviadhiguna) pada 7 Jul 2020 jam 1:42 PDT

Lihat postingan ini di Instagram

PAGEEE! Happy Weekend y’all 💗 . Pada mo ngapain nih malam minggu ntarr?😌👉🏻👈🏻

Sebuah kiriman dibagikan oleh 𝐹 𝐿 𝒪 🇲🇨 (@florenziopitta) pada 29 Mei 2020 jam 6:55 PDT

Lihat postingan ini di Instagram

SOFT GLAM ✨ I uploaded a video earlier on my 2019 recap and sharing my updated makeup routine! I changed up a bunch of products & techniques and have been feeling SO snatched and beautiful 🥺💞 check it out!

Sebuah kiriman dibagikan oleh James Charles (@jamescharles) pada 10 Jan 2020 jam 3:50 PST

Makeup pun pada akhirnya telah berevolusi, dulunya hanya digunakan untuk manggung agar hasilnya terlihat baik di depan kamera. Sekarang, makeup mulai digunakan pria untuk memberi highlight pada area wajah dan juga “memperbaiki” flaw yang ada di wajah. Selain itu, makeup juga dipakai sebagai bentuk ekspresi diri bagi para pria. Perlahan, industri makeup mulai menjadi lebih fleksibel dan terbuka untuk siapa saja yang menyukainya. 

Dapatkan inspirasi seputar make up dan gaya masa kini dari LINE TODAY Life

Lihat postingan ini di Instagram

Tampil dengan tipe riasan yang satu ini dapat memberikan efek effortless beauty. Katanya, no-makeup makeup look jadi salah satu makeup look yang cukup sulit untuk dibuat. Kalau salah, bisa-bisa mukamu tampak pucat atau malah berlebihan 😥⁠ .⁠ Pelajari kesalahann umum yang sering terjadi saat menggunakan no-makeup makeup dengan klik link di bio ya!⁠ .⁠ #LINETODAYLife #Beautyou #makeup #nomakeup #beauty #beautytips #nomakeupmakeup

Sebuah kiriman dibagikan oleh LINE TODAY LIFE (@linetoday.life) pada 20 Jun 2020 jam 9:00 PDT

Artikel Asli