Evaluasi Total, Isyarat Presiden Juventus Pecat Maurizio Sarri?

bola.net Dipublikasikan 07.15, 08/08
Pemain Juventus, Maurizio Sarri. (c) AP Photo
Juventus mengalahkan Lyon 2-1 di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019/20, Sabtu (8/8/2020). Namun, Juventus gagal ke perempat final. Juventus tersingkir lewat gol tandang dalam agregat 2-2.

Bola.net - Juventus mengalahkan Lyon 2-1 di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019/20, Sabtu (8/8/2020). Namun, Juventus gagal ke perempat final. Juventus tersingkir lewat gol tandang dalam agregat 2-2.

Lyon unggul lewat penalti Memphis Depay di menit 12. Juventus kemudian membalikkan skor lewat penalti Cristiano Ronaldo menit 43 dan gol kedua bintang Portugal itu di menit 60.

Presiden Juventus, Andrea Agnelli, menegaskan bahwa pihak klub akan melakukan evaluasi total guna menghadapi tantangan-tantangan musim depan. Ini bisa jadi bukan kabar menyenangkan bagi pelatih Maurizio Sarri.

Halaman 1 dari 2

Sarri Out?

Musim ini adalah musim pertama Juventus dilatih Sarri. Mantan arsitek Napoli dan Chelsea itu sukses membawa Juventus meraih Scudetto beruntun mereka yang ke-9.

Namun, sepertinya banyak pendukung Juventus yang tidak menyukai Sarri, baik itu strategi maupun filosofi sepak bolanya.

Belakangan ini, setiap kali Juventus gagal meraih hasil terbaik, seruan 'Sarri out!' hampir selalu muncul media sosial. Meski sukses membawa Juventus meraih Scudetto, tak sedikit pula yang berharap kalau musim ini bakal menjadi musim pertama sekaligus musim terakhir mantan pelatih Napoli dan Chelsea tersebut menangani Bianconeri.

Sekarang, setelah Juventus gagal di Liga Champions, seruan itu semakin kencang.

Halaman 2 dari 2

Bagaimana Keputusan Agnelli?

Apakah Agnelli bakal mengganti Sarri setelah hanya satu musim? Kemungkinan itu cukup terbuka.

"Saya ingin menegaskan, kami tak boleh meremehkan Serie A, karena setiap musim semua selalu mengawali dengan nol poin. Kita tak bisa meraih gelar dengan momentum dari musim-musim sebelumnya. Kami harus menang dari satu laga ke laga lainnya," kata Agnelli, setelah laga kontra Lyon, seperti dikutip Football Italia.

"Evaluasi total dari musim ini harus dilakukan terhadap semua staf. Kami harus mengevaluasi, bagaimana caranya menemukan kembali antusiasme yang dibutuhkan supaya bisa mengawali musim depan dengan hasrat untuk menang di setiap arena."

"Analisisnya 360 derajat. Saya tetap mendengar bahwa bahwa kami memiliki skuad tertua di Eropa, dan itu perlu dipertimbangkan. Ini musim yang sulit dengan banyak perubahan di jajaran staf, jadi perlu diciptakan saling pengertian di antara semua orang."

"Ketika ada banyak perubahan seperti itu, beberapa kesulitan pasti muncul. Meski begitu, kami sudah meraih 9 gelar Serie A secara beruntun, sesuatu yang belum pernah terjadi dalam 99 tahun, dan saya ragu itu bisa terulang dalam 100 tahun ke depan," imbuh Presiden Juventus itu.

Sumber: Football Italia

Ingin tahu jadwal dan highlights pertandingan Liga Champions lainnya? Klik di sini.

Artikel Asli