Erupsi Gunung Sinabung Masuk Trending Topic, Jadi Pembahasan Dunia

Bisnis.com Dipublikasikan 10.07, 10/08 • Rayful Mudassir
Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanis saat erupsi, di Karo, Sumatra Utara, Selasa (7/5/2019)./ANTARA-Sastrawan Ginting
Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, dilaporkan dua kali mengalami letusan pada hari ini Senin (10/8/2020).

Bisnis.com, JAKARTA - Erupsi Gunung Sinabung, Sumatra Utara kembali terjadi pada Senin (10/8/2020). Pembahasan Sinabung juga menjadi trending topic di media sosial Twitter. Letupan ini juga menyita perhatian dunia.

Sejak erupsi meletus pada pukul 10.16 WIB, pengguna Twitter mulai menyebarkan pelbagai video erupsi. Umumnya gambaran visual menunjukkan abu vulkanik membumbung tinggi ke langit.

Adapula warganet yang menyebarkan kondisi siang hari di kawasan yang terkena imbas abu vulkanik. Terlihat suasana jalanan seperti malam hari, akibat matahari tertutup muntahan Sinabung.

“Large volcanic mount #sinabung has erupted in north #Sumatra #Indonesia. It looks like night time,ashes are blocking out all sunlight and it's afternoon there,” tulis @ventdelnde, Senin (10/8/2020).

Selain itu, netter menyampaikan doa agar menjadi letupan ini tidak memakan korban jiwa. Pasalnya gunung ini telah mengalami erupsi beberapa kali dalam satu dekade terakhir.

“Gunung #Sinabung kembali erupsi. Semoga tidak ada korban,” kicau @pendakibudiman.

Di sisi lain, erupsi ini turut menjadi perbincangan dunia. Selain mengabarkan kondisi terkini erupsi, sebagian pengguna Twitter asing memberi pengetahuan umum bagi pengikutnya.

Seperti akun ahli geologi Meksiko @chematierra. Akun tersebut beberapa kali mengunggah video dan foto kondisi terakhir di Sumatra Utara. Akun ini juga menjelaskan penyebab Indonesia sering mengalami gempa bumi dan gunung api.

“Letusan baru gunung berapi @Sinabung. Mengapa begitu banyak gunung berapi dan begitu banyak gempa bumi di Indonesia? Karena pulau-pulaunya berada di "Cincin Api Pasifik", maka pulau-pulau itu adalah pulau vulkanik yang muncul dari dasar laut oleh interaksi kompleks empat lempeng tektonik,” tulisnya.

Nueva erupción del #volcán #Sinabung ??
¿Por qué tantos volcanes y tantos sismos en Indonesia? Porque sus islas se asientan en el “Cinturón de Fuego del Pacífico” son islas volcánicas que emergen del fondo marino por una compleja interacciones de cuatro placas tectónicas pic.twitter.com/MpqvoeDRgu

— Geól. Sergio Almazán (@chematierra) August 10, 2020

Selain itu James Reynold seorang videografer drone vulkano asal Tokyo, Jepang turut mengupload unggahan @id_magma. Dia menyebarkan video footage erupsi Sinabung pagi tadi.

“Rekaman webcam #Sinabung meletus hari ini di Sumatera Utara, #Indonesia. Bagian negara yang indah, semoga semua orang selamat,” tulisnya.

Webcam footage of #Sinabung erupting today in N Sumatra, #Indonesia. Such a beautiful part of the country, hope everyone is safe https://t.co/bxKBnfaSeN

— James Reynolds (@EarthUncutTV) August 10, 2020

Adapun berdasarkan data yang diteruskan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dari PVMBG, erupsi Gunung Sinabung mencatatkan letusan kolom abu hingga 5 kilometer di atas puncak atau sekitar 7,4 kilometer di atas permukaan laut.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara,” tulis PVMBG.

Artikel Asli