Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PT PPA

Kompas.com Dipublikasikan 09.03, 06/08/2020 • Akhdi Martin Pratama
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan sambutan sebelum menandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama Diplomasi Ekonomi untuk mendukung BUMN Go Global di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Kerja sama ini bertujuan memperkuat diplomasi ekonomi dalam mewujudkan visi BUMN Go Global yang diharapkan dapat meningkatkan nilai investasi BUMN di luar negeri dan mendorong performa ekspor Indonesia. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pras.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merombak jajaran direksi PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero).

Pertama, Erick memberhentikan Iman Rachman sebagai Direktur Utama PT PPA (Persero). Iman sendiri saat ini telah diangkat menjadi Direktur Strategi Portofolio dan New Ventures Pertamina.

Sebagai gantinya, Erick menunjuk Ari Soerono sebagai Direktur Utama PT PPA.

Baca juga: Bantuan Tunai untuk Karyawan Dinilai Bisa Tingkatkan Kesenjangan

Selain itu, mantan bos Inter Milan itu juga memberhentikan Direktur Investasi Nasrizal Nazir dan Direktur Konsultasi Bisnis dan Aset Manajemen Dikdik Permadi Yoffana.

“Terima kasih atas segala sumbangan tenaga dan pikirannya selama memangku jabatan tersebut,” ujar Sekertaris Perusahaan PT PPA Edi Winanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/2020).

Tak hanya perubahan susunan direksi, perubahan nomenklatur jabatan juga terjadi di PT PPA.

Misalnya, posisi Direktur Investasi diubah menjadi Direktur Investasi 1 dan Direktur Investasi 2. Lalu, Direktur Keuangan dan Dukungan Kerja diubah menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Baca juga: Mengenal Bedanya Resesi dan Depresi, Lebih Parah Mana?

Kemudian, Direktur Konsultasi Bisnis dan Aset Manajemen diubah menjadi Direktur Restrukturisasi dan pembentukan Direktur Hukum dan SDM yang semula tidak ada.

Dengan adanya perubahan tersebut, maka susunan direksi PT PPA yang baru sebagai berikut:

  • Direktur Utama: Ari Soerono
  • Direktur Investasi 1: Andry Setiawan
  • Direktur Investasi 2: Yadi J. Ruchandi
  • Direktur Restrukturisasi: Rizwan Rizal Abidin
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Muhammad Teguh Wirahadikusumah
  • Direktur Hukum dan SDM: R. M. Irwan

Baca juga: Lelang Mobil Murah Sitaan Bea Cukai, Honda Jazz Mulai Rp 38,7 Juta

Penulis: Akhdi Martin PratamaEditor: Yoga Sukmana

Artikel Asli