Erick Thohir Diminta Tunjuk Dirut Garuda yang "Berani Injak Kaki"

Suara.com Dipublikasikan 13.04, 14/12/2019 • Reza Gunadha
Menteri Erick Thohir saat menghafal dialog drama #PrestasiTanpaKorupsi [Instagram/beddu17]
Menteri Erick Thohir saat menghafal dialog drama #PrestasiTanpaKorupsi [Instagram/beddu17]

Suara.com - Pengamat Bisnis sekaligus Dewan Penasihat Kadin Chris Kanter menyarankan, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir memilih Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero)  yang ‘berani injak Kaki’.

"Menurut saya (Dirut Garuda Indonesia) orangnya mesti yang berani nginjek kaki. Kalau enggak, susah, karena kan yang kita lihat, (skandal) terjadi di tingkat atas," kata Chris di Kedai Sirih Merah, Jakarta Pusat, Sabtu (14/12/2019).

Ia menjelaskan, arti ‘berani injak kaki’ itu adalah Dirut PT Garuda Indoneisa harus bisa menjalankan tugas maupun fungsi secara benar, yakni menyehatkan perusahaan negara tanpa mementingkan urusan pribadi.

Chris mengatakan, soal skandal penyelundupan Harley-Davidson dan sepeda Brompton diduga dilakukan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara, bisa dicontoh oleh bawahan.

"Biasanya, kalau pengalaman pemimpinnya enggak compliance (patuh terhadap aturan) ya ke bawahnya juga begitu.”

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mencopot Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.

Pencopotan ini imbas kasus penyelundupan barang mewah Harley-Davidson dan sepeda Brompton.

Artikel Asli