Erick Thohir: BUMN Butuh Figur Pendobrak Seperti Ahok

kumparan Dipublikasikan 05.04, 14/11/2019 • Angga Sukmawijaya
Mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama aslias Ahok saat menyaksikan konser musisi muda, Andrea Turk. Foto: giovanni/kumparan

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dikabarkan akan menempati posisi strategis di salah satu perusahaan BUMN. Santer disebut Ahok akan menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Menteri BUMN Erick Thohir, tak membantah jika Ahok akan ditempatkan di salah satu perusahaan pelat merah. Namun, dia tidak mau menjawab saat ditanya apakah Ahok akan menjadi Komisaris Utama Pertamina.

"Saya tidak bisa komen," kata Erick di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (14/11).

Erick mengatakan, dipilihnya Ahok menjadi salah satu karena perusahaan BUMN yang jumlahnya mencapai 142 perusahaan membutuhkan figur pendobrak, terutama di bidang energi dan membuka lapangan kerja.

Menteri BUMN Erick Thohir jalan kaki menuju kantornya usai bertandang ke Balaikota DKI Jakarta. Foto: Ema Fitriyani/kumparan

"Enggak mungkin 142 perusahaan dipegang satu orang. Kita harapkan ada perwakilan yang memang punya track record pendobrak, tidak artinya salah dan benar. tapi untuk mempercepat yang sesuai diarahkan," ujarnya.

Erick mengatakan apakah Ahok akan masuk atau tidak di salah satu perusahaan BUMN, akan tergantung dari hasil Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin langsung Presiden Jokowi.

"Segera, mungkin awal Desember (penetapan)," kata Erick.

Artikel Asli