Emosi Memuncak, Eza Gionino: Saya Tak Peduli Masuk Penjara Lagi

Kompas.com Dipublikasikan 13.02, 16/11/2019 • Revi C. Rantung
KOMPAS.com/Revi C Rantung
Eza Gionino dan Meiza saat ditemui di Polres Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Eza Gionino menanggapi serius ancaman yang dilayangkan oleh seorang penjual ikan arwana bernama Qory Supandy.
Bahkan, pesinetron itu sempat ingin terbang ke Pontianak untuk menemui dan melawan langsung Qory.

“Harusnya saya ke Pontianak. Sekarang saya enggak peduli, bapak mana yang terima anaknya mau dilukain. Saya masuk (penjara) lagi enggak apa-apa asal sama dia, asal sama kamu Qory. Saya enggak takut,” kata Eza Gionino saat dijumpai di Polres Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (16/11/2019).

Baca juga: Resmi Laporkan Penjual Ikan, Eza Gionino: Bapak Mana yang Terima Anaknya akan Disakiti?
Emosi Eza tak terbendung ketika menceritakan anaknya yang diancam bakal dibunuh oleh Qory Supiandy.
“Sumpah demi Allah saya masih emosi banget ya, masih nggak terima. Bapak mana yang terima anaknya mau dibikin muntah darah lah,” ucap Eza Gionino dengan wajah tegang dan suara terbata-bata.

“Berarti, secara logika saya ada salah satu organ tubuh dari anak saya yang mungkin mau dihajar sama dia sampai anak saya muntah darah. Itu yang saya nggak terima,” sambungnya.

Baca juga: Istri dan Anak Diancam Dibunuh, Eza Gionino Laporkan Penjual Ikan
Masih menggunakan akal sehat, Eza pun memilih untuk melaporkan Qory pada pihak berwenang.

Laporan Eza sudah terdaftar dengan No.Pol : STBL/B/628/XI/2019/JBR/RES BGR.

Dalam laporan itu, Qory Supiandi dijerat dengan pasal 45 ayat (4) dan atau pasal 45 b UU RI no.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU. no 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 335 KUHP.

Baca juga: Eza Gionino Beberkan Awal Mula Kasus dengan Penjual Ikan hingga Ada Ancaman Pembunuhan

Penulis: Revi C. RantungEditor: Novianti Setuningsih

Artikel Asli