Emas Kembali Catat Rekor Sepanjang Sejarah, Antam Naik Rp 19.000

Jawapos Diupdate 03.58, 05/08/2020 • Dipublikasikan 10.58, 05/08/2020 • Estu Suryowati
Emas Kembali Catat Rekor Sepanjang Sejarah, Antam Naik Rp 19.000

JawaPos.com – Harga emas dunia melonjak hingga tembus di atas USD 2.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Kenaikan tersebut dikarenakan suku bunga yang sangat rendah dan harapan lebih banyak stimulus Amerika Serikat (AS) untuk melindungi ekonomi yang terpukul virus Covid-19.

Mengutip laman Reuters, Rabu (5/8), harga emas di pasar spot melesat sebanyaknya 1,6 persen menjadi USD 2.009,13 per ounce. Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat juga melejit ke rekor tertinggi USD 2.027,30 per ounce, ditutup melambung 1,7 persen menjadi USD 2.021.

Analis Standard Chartered, Suki Cooper mengatakan, minat aset investasi berisiko rendah yang menyebabkan harga emas menembus USD 2.000 untuk pertama kalinya. “Dolar AS menguji posisi terendah yang terakhir terlihat lebih dari dua tahun lalu, suku bunga riil yang negatif jatuh ke level yang terakhir terlihat pada 2013 dan ekspektasi paket stimulus lebih lanjut terus meningkat,” ujarnya, Rabu (5/8).

Cooper menambahkan, keseimbangan risiko masih tetap condong ke sisi positif karena latar belakang makro tetap sangat menguntungkan. Sebab, perundingan antara Gedung Putih dan pemimpin Partai Demokrat di Kongres Amerika akhirnya bergerak ke arah yang benar ketika mereka mencoba mencapai kesepakatan mengenai RUU bantuan virus Covid-19.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Perdagangan Derivatif Logam Mulia dan Dasar di BMO Tai Wong yang menyebut bahwa ada perkembangan dalam negosiasi dengan Partai Republik mengenai dukungan Covid-19 yang baru mendorong emas kembali ke level tertinggi baru-baru ini. Seperti diketahui, logam mulia kuning tersebut melonjak 32 persen sepanjang tahun ini.

Kenaikan terutama didukung oleh suku bunga yang lebih rendah dan stimulus yang luas oleh bank sentral global untuk meredakan pukulan ekonomi dari pandemi. Adapun logam mulia lainnya juga mengikuti, dengan perak reli sebanyaknya 7 persen ke level tertinggi satu pekan USD 25,95 per ounce, didorong data pabrik yang optimistis.

Terakhir, perak melonjak 5,6 persen menjadi USD 25,60 per ounce. Platinum melesat 1,4 persen menjadi USD 928,78 per ounce, dan paladium melambung 2,3 persen menjadi USD 2.132,63 per ounce.

Mengutip logammulia.com, harga emas batangan Antam hari ini naik lagi dan mencatatkan rekor. Harga emas naik Rp 19.000 per gram dari harga emas kemarin Selasa (4/8). Emas hari ini dijual di level Rp 1.048.000 per gram. Sementara harga buyback atau pembelian kembalinya naik Rp 18.000 ke level Rp 947.000 per gram.

Artikel Asli