Egy Maulana Vikri dan Osvaldo Haay Latihan Terpisah Jadi Sorotan, Media Vietnam Ketakutan?

INDOSPORT.com Diupdate 06.52, 09/12/2019 • Dipublikasikan 07.03, 09/12/2019 • Penulis: Edo Bramantio | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo

INDOSPORT.COM - Media berita Vietnam sepertinya merasa ketakutan setelah mengetahui informasi bahwa Osvaldo Haay dan Egy Maulana Vikri menjalani latihan secara terpisah jelang laga Indonesia vs Vietnam di final sepak bola SEA Games 2019.

Timnas Indonesia U-23 memang akan menghadapi Vietnam di partai final SEA Games 2019 di Rizal Memorial Stadium pada Selasa, 10 Desember 2019. Ini merupakan laga pamungkas yang wajib dimenangkan oleh skuat Garuda Muda demi menambah perolehan medali emas tanah air.

Sebelumnya, Indonesia telah mampu finis di peringkat dua Grup B dengan torehan 12 poin, hasil dari empat kali menang dan satu kali kalah. Mereka berada di bawah Vietnam atau Golden Stars yang memiliki 13 poin. Selanjutnya di semifinal, tim asuhan Indra Sjafri itu juga sukses menumbangkan Myanmar dengan skor 4-2.

Bertemu lagi dengan Vietnam yang sebelumnya pernah mengalahkan Garuda Muda dengan skor 1-2, tentu menjadi ujian tersendiri bagi seluruh elemen timnas Indonesia. Oleh karena itu, pelatih mereka yang bernama Indra Sjafri melakukan metode latihan di tempat yang terpisah dan tertutup, dalam arti hanya untuk kalangan media tanah air saja.

Hal inilah yang menjadi sorotan media Vietnam, Bongda.  Mereka menyorot Osvaldo Haay dan Egy Maulana Vikri yang berlatih secara terpisah, padahal keduanya sama-sama berperan sebagai pemain sayap. Mereka seperti ketakutan akan rencana atau strategi rahasia yang diterapkan oleh Indra Sjafri sampai-sampai menulis berita tentang hal tersebut.

"Indonesia menerapkan sistem latihan terpisah kepada Osvaldo Haay dan Egy Maulana. Menjelaskan hal ini, pelatih Indra Sjafri mengatakan, 'Wajar kalau mereka berlatih secara individu dan saya tidak melihat adanya masalah. Para pemain yang sering diturunkan akan memiliki latihan yang berbeda dengan pemain lainnya'," tulis mereka.

"Setelah pertandingan melawan Myanmar, pelatih Sjafri dengan penuh percaya diri juga mengatakan, 'Tolong sampaikan ke semua media di Indonesia bahwa saya, Indra Sjafri, akan melakukan yang terbaik dan siap untuk meraih gelar juara'," lanjut mereka.

"Ini adalah beberapa hal yang menunjukkan bahwa timnas Indonesia sangat percaya diri sebelum pertandingan melawan Vietnam U-23. Mereka memiliki kecepatan dan teknik yang baik di sisi sayap. Selain itu, para pemain di tim tersebut seperti mesin yang tak kenal lelah. Mereka pun masih tetap aktif berlatih meski menghadapi jadwal yang ketat," pungkas mereka.

Dari tulisan media Bongda tersebut, mereka seolah-olah merasa sedikit takut dengan performa Indonesia yang menggelar latihan secara terpisah dan tertutup. Ditambah lagi, tim Garuda Muda tampak selalu bergairah dalam berlatih meski menjalani jadwal yang padat di SEA Games.

Berdasarkan statistik head to head lima pertemuan terakhir mereka di semua kompetisi sepak bola, Indonesia U-23 hanya mampu menang satu kali, yaitu 2-0 pada 19 November 2019. Di sisi lain, tim Vietnam sukses menang tiga kali, yaitu 5-0, 1-0, dan 2-1. Satu pertandingan sisanya, kedua tim hanya bermain imbang 1-1.

Artikel Asli