Edinburgh Akan Kenakan Pajak Turis Bagi Wisatawan Harian

kumparan Dipublikasikan 07.11, 17/09/2019 • Helinsa Rasputri
Turis di Edinburgh Clock Tower Foto: Shutter Stock

Setelah Venesia, kini Edinburgh berencana untuk mengenakan pajak khusus bagi wisatawan. Dilansir Daily Mail, pajak turis itu akan dikenakan bagi wisatawan yang melewati jalan-jalan atau pada hari-hari tertentu. Rencana penetapan pajak turis ini diajukan oleh konsultan Pemerintah Skotlandia.

Bulan Februari lalu, anggota dewan kota telah menyetujui rencana pengenaan retribusi bagi pengunjung sementara (transient visitor levy atau TVL).

Rencana retribusi itu termasuk biaya kamar sebesar 2 poundsterling per malam atau setara Rp 34 ribu. Kemudian pembebasan biaya untuk kawaan perkemahan, dan pembatasan menginap selama tujuh hari berturut-turut yang diperkirakan dapat mengumpulkan investasi mencapai 14,6 juta poundsterling setiap tahunnya atau setara Rp 251,6 miliar.

Pajak turis tentang pengenaan retribusi di jalan tertentu yang diajukan oleh tim konsultan Pemerintah Skotlandia hingga kini masih digodok. Karena pemerintah setempat sendiri masih bingung bagaimana seharusnya pungutan itu diberlakukan, seperti apa ketentuannya, dan seperti apa penerapannya.

Simbol unicorn dirantai emas dan bawa perisai di Edinburgh, Skotlandia Foto: Shutter Stock

Pajak turis itu rencananya masih mencari tahu cara terbaik dan bagaimana seharusnya besaran pajak dikenakan bagi wisatawan yang tinggal di akomodasi tertentu, dan bagaimana pula dengan wisatawan yang hanya menggunakan fasilitas publik. Misalnya seperti jalanan, taman, toilet, parkir, dan tempat wisata.

Pemerintah Skotlandia juga masih ragu tentang pajak turis, karena mereka merasa belum yakin dengan penerapannya kelak. Bagaimana membedakan penduduk lokal dan pengunjung dari luar kota maupun luar negeri, terlebih lagi jumlah pengunjung di Edinburgh pada siang dan malam hari kerap kali memiliki jumlah yang jauh berbeda.

Karenanya muncul inisiatif untuk mengumpulkan pajak turis di satu titik masuk daerah tertentu, misalnya di kawasan pejalan kaki atau di tol menuju jalan-jalan tertentu. Alternatif lain yang disarankan dalam Diskusi Nasional untuk pajak turis adalah menerapkan pajak untuk barang dan jasa yang digunakan oleh pengunjung harian, seperti restoran atau taksi.

Kastil Edinburgh Foto: Daniel Chrisendo/kumparan

Menurut data yang dikumpulkan Daily Mail, pengunjung harian di seluruh Skotlandia mencapai angka 138 juta orang pada tahun 2018. Sementara di Edinburgh sendiri dan Glasgow pada tahun 2017, jumlah pengunjung harian mencapai 20 juta orang per harinya.

Jumlah ini sudah termasuk wisatawan kapal pesiar yang biasanya turun kapal selama sehari, atau mereka yang berkemah ala kadarnya. Misalnya saja dengan cara memarkir kendaraan mereka di wilayah yang bukan menjadi tempat parkir atau kawasan perkemahan formal.

Hal inilah yang menjadi alasan pemerintah setempat berencana mengenakan pajak turis. Sehingga pariwisata dan pendapatan daerah di Edinburgh maupun Skotalandia dapat berjalan beriringan dan saling menyokong.

Artikel Asli