Ed Woodward Tak Senang Kebijakan Transfer Man United Dikritik

kumparan Dipublikasikan 04.05, 18/10/2019 • Yoga Cholandha
Wakil Direktur Eksekutif Manchester United, Ed Woodward. Foto: AFP/Oli Scarff

Wakil Direktur Eksekutif Manchester United, Ed Woodward, tidak terima dengan kritik yang diterimanya terkait transfer pemain. Menurut Woodward, anggapan bahwa kebijakan transfer United dibuat orang non-sepak bola adalah sebuah penghinaan.

Pada bursa transfer musim panas lalu Manchester United melepas enam pemain sekaligus. Sebagian dilepas secara permanen, sebagian lagi dengan status pinjaman. Dalam daftar pemain yang dilepas itu ada dua penyerang, Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez, yang kini sama-sama berada di Internazionale.

Meski melepas banyak pemain, Manchester United hanya mendatangkan tiga nama baru: Harry Maguire, Aaron Wan-Bissaka, dan Daniel James. Minimnya jumlah pengganti ini ditengarai jadi salah satu musabab minimnya jumlah gol yang dicetak United sejauh ini.

Dari 8 laga Premier League, Manchester United hanya mampu mencetak 9 gol. Padahal, di kurun waktu yang sama, mereka kemasukan 8 kali. Akibatnya, United pun baru bisa mengumpulkan 9 poin dan kini terjebak di posisi 12 klasemen Premier League.

Solskjaer dan Daniel James usai laga melawan West Ham United. Foto: REUTERS/David Klein

Situasi sulit ini membuat pelatih Ole Gunnar Solskjaer berkata bahwa Manchester United memang membutuhkan satu atau dua pemain baru dan transfer ini akan diupayakan pada Januari mendatang. Di sisi lain, kritik terus berdatangan pada Woodward yang dianggap bertanggung jawab atas transfer United.

"Anggapan bahwa kebijakan sepak bola di klub ini dibuat oleh orang non-sepak bola adalah sebuah mitos. Kupikir, itu adalah penghinaan bagi orang-orang brilian yang selama ini sudah bekerja keras di bidang sepak bola," kata Woodward dalam pertemuan tahunan staf Manchester United.

"Kami sudah mengembangkan departemen rekrutmen dalam beberapa tahun terakhir dan kami percaya saat ini departemen tersebut telah bekerja secara produktif dan efisien."

"Rekomendasi pemain dan keputusan yang dibuat semuanya dikerjakan oleh departemen ini serta pelatih tim utama dan stafnya, bukan oleh para pejabat senior. Beberapa dari pemandu bakat kami bahkan sudah berada di sini lebih dari 25 tahun," lanjutnya.

Ed Woodward, sosok yang bertanggung jawab atas keputusan bisnis buruk Manchester United. Foto: AFP/Oli Scarff

Dalam kesempatan yang sama Woodward juga menyatakan dukungannya kepada Solskjaer yang mencatatkan rekor start terburuk sebagai pelatih Manchester United dalam 30 tahun terakhir.

"Ole sudah berhasil menyuntikkan kembali disiplin ke lingkungan klub. Hal ini sempat hilang dalam beberapa tahun terakhir. Setelah Ole datang, klub bermain bagus dan dari sana terlihat jelas filosofi seperti apa yang diinginkan olehnya," ucap Woodward.

"Dia sedang membangun skuat dengan semangat yang selaras dengan sejarah klub, di mana para pemain bekerja keras dan menghormati rekan-rekannya. Tidak ada satu pun yang lebih besar dari klub," tandasnya.

Manchester United akan menghadapi pertandingan sulit pada pekan kedelapan Premier League. Minggu (20/10/2019) malam WIB nanti mereka akan berhadapan dengan sang pemuncak klasemen, Liverpool, yang sejauh ini mampu menyapu bersih semua laga di Premier League.

Artikel Asli