DxOMark Juga Bakal Nilai Kualitas Audio Smartphone

Kompas.com Dipublikasikan 09.23, 13/10/2019 • Wahyunanda Kusuma Pertiwi
KOMPAS.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Bagian sisi bawah Galaxy Note 10, terdapat port USB Type-C hybrid, sekaligus menggantikan colokan audio 3,5 mm dan lubang speaker.

KOMPAS.com - DxOMark selama ini terkenal sebagai situs benchmarking kamera. Situs ini rajin menjalankan tes dan merangking smartphone-smartphone baru berdasarkan kualitas kameranya.

Kini, DxOMark merambah sektor audio. Sama halnya dengan kamera, DxOMark juga melakukan uji coba ke beberapa smartphone, dan merangkingnya berdasarkan kualitas.

Sebagai percobaan awal, DxOMark menguji kualitas audio tujuh perangkat dari lima brand smartphone. Hasinya, Huawei Mate 20X menempati urutan teratas smartphone dengan kualitas terbaik. Di posisi kedua adalah iPhone XS Max dan iPhone 11 Pro Max.

Protokol pengujian audio tentu berbeda dengan kamera. Di sini, DxOMark fokus pada kualitas perekaman dan playback (pemutaran audio).

Baca juga: Daftar Ponsel dengan Kamera Selfie Terbaik Menurut DxOMark

Untuk melakukan tes, mereka membangun anechoic box, sebuah ruangan yang dirancang khusus untuk menyerap semua suara untuk mengukur kemampuan audio dari mikrofon bawaan di smartphone.

Ada beberapa skenario yang dilakukan sepanjang pengujian.

Mulai dari perekaman video selfie, pertunjukan jalanan, konser, hingga rapat. Masing-masing skenario memiliki tantangan sendiri untuk audio.

Konser misalnya, DxOMark menguji bagaimana kemampuan sebuah smartphone saat merekam konser dengan hasil minim distorsi di tengah volume suara bass yang tinggi.

Tantangannya akan berbeda dengan skenario rapat/meeting di dalam ruangan, di mana kualitas perekaman diuji untuk merekam suara masing-masing individu.

Tim DxOMark juga melakukan tes untuk mengukur kemampuan audio mengontrol noise atau gangguan suara, sumber suara, dan efek suara yang dihasilkan dari cara menggenggam ponsel yang berbeda.

Baca juga: DxOMark Beri Skor Foto Wide dan Mode Malam Kamera Smartphone

Sementara untuk menguji kemampuan playback, DxOMark memiliki ruang khusus. Untuk saat ini, DxOMark hanya menguji kemampuan playback dari speaker ponsel.

Skenario yang digunakan adalah memutar audio saat main game atau membagikan musik. Mereka akan menilai kualitas audio dengan mengukur beberapa faktor seperti timber, soundscape, balance dan volume.

DxOMark akan menilai smartphone mana yang mampu menghasilkan suara jernih saat memutar audio, sebagaimana KompasTekno rangkum dari The Next Web, Minggu (12/10/2019).

Namun, sama halnya dengan skor kamera, skor audio di DxOMark ini tidak perlu terlalu dihiraukan dan dijadikan harga mati untuk menilai kualitas. Sebab, metode yang digunakan masih bisa diperdebatkan, apakah benar-benar sudah ideal atau belum.

 

Penulis: Wahyunanda Kusuma PertiwiEditor: Reska K. Nistanto

Artikel Asli