Duterte Larang Anak Masuk Sekolah Sampai Vaksin Korona Ditemukan

Jawapos Diupdate 14.39, 27/05 • Dipublikasikan 15.10, 27/05 • Nurul Adriyana Salbiah
Duterte Larang Anak Masuk Sekolah Sampai Vaksin Korona Ditemukan

JawaPos.com – Presiden Filipina Rodrigo Duterte tidak akan mengizinkan siswa kembali ke sekolah sampai vaksin Covid-19 tersedia. Padahal beberapa negara lain sudah melanjutkan kelas secara tatap muka.

Jadwal di Filipina, anak-anak akan kembali ke sekolah pada akhir Agustus. Ada lebih dari 25 juta siswa sekolah dasar dan menengah belum kembali ke kelas sejak ditutup pada bulan Maret ketika penularan virus terjadi di Filipina.

Dalam pidato yang ditayangkan Senin malam (25/5), Duterte mengatakan risikonya terlalu besar jika siwa kembali ke sekolah. “Kecuali saya yakin mereka benar-benar aman, percuma saja membicarakan pembukaan kelas,” kata Duterte seperti dilansir dari Channel News Asia, Rabu (27/5).

“Buat saya, vaksin dulu. Kalau vaksinnya sudah ada, maka tidak apa-apa (sekolah),” katanya

Meskipun para peneliti telah meluncurkan upaya global untuk mengembangkan vaksin dengan cepat, tapi belum jelas kapan kandidat yang layak akan terbukti dan didistribusikan dalam skala besar. Sekolah biasanya berjalan dari Juni hingga April di Filipina.

Kementerian Pendidikan Filipina telah mengumumkan campuran langkah-langkah pembelajaran jarak jauh, termasuk kelas online. Padahal, jutaan orang hidup dalam kemiskinan yang parah di Filipina dan tidak memiliki akses komputer di rumah untuk mengikuti kelas online.

Pandemi telah membuat anak-anak di seluruh dunia hanya berada di rumah selama berbulan-bulan. Jumlah kasus Coronavirus di Filipina mencapai lebih dari 14.300 termasuk 873 kematian.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Artikel Asli