Duit Disebar di Dekat Mobil Komando, Massa Tuntut Pimpinan KPK Mundur Riuh

Suara.com Dipublikasikan 09.02, 16/09/2019 • Dwi Bowo Raharjo
Sekelompok massa yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli KPK, Himpunan Aktivis Millenial dan Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), menggelar demonstrasi di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019). (Suara.com/M. Yasir)
Sekelompok massa yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli KPK, Himpunan Aktivis Millenial dan Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), menggelar demonstrasi di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019). (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Sekelompok massa yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli KPK, Himpunan Aktivis Millenial dan Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), menggelar demonstrasi di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019).

Dalam aksinya mereka mendesak agar pimpinan KPK Jilid IV Agus Rahardjo Cs mengundurkan diri dari jabatan dan Novel Baswedan dipecat.

Berdasarkan pantauan Suara.com, sejumlah massa yang awalnya tampak berdiri mendengarkan orasi sang orator tiba-tiba riuh. Selebaran uang pecahan Rp 50 ribu tampak berterbangan di dekat mobil komando massa dari ARJ.

Massa yang berdiri di dekat mobil komando ARJ pun sontak keluar barisan dan memunguti pecahan uang Rp 50 ribu yang bertebaran.

"Ada yang sebar uang tuh ada yang sebar uang," kata Ilham salah satu pewarta yang bertugas di Gedung KPK.

Sekelompok massa yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli KPK, Himpunan Aktivis Millenial dan Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), menggelar demonstrasi di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019). (Suara.com/M. Yasir)

"Iya warna biru, gocapan tuh," ujar Ridwan kerabat Ilham yang juga berprofesi sebagai pewarta di Gedung KPK.

Senada dengan itu, salah satu peserta aksi yang tidak menyebutkan namanya pun membenarkannya. Menurutnya, uang yang disebar tersebut merupakan pecahan Rp 50 ribu.

"Iya betul, tadi dapat satu gocap (Rp 50 ribu)," tuturnya.

Untuk diketahui aksi demonstrasi tersebut telah berlangsung sejak pukul 14.00 WIB. Kekinian aksi tersebut pun masih berlangsung.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian dan unit kendaraan taktis water canon serta baracuda telah disiagakan.

Artikel Asli