Duh, Kemudikan Alphard ke Mana-mana, Pria Ini Malah Dikira Sopir

Suara.com Dipublikasikan 13.10, 19/09/2019 • Rauhanda Riyantama
All New Toyota Alphard yang diluncurkan di Jakarta, Jumat (27/3) [toyota.astra.co.id).
All New Toyota Alphard yang diluncurkan di Jakarta, Jumat (27/3) [toyota.astra.co.id).

Suara.com - Toyota Alphard identik dengan kemewahan. Apalagi timbul stereotip bahwa yang mengemudikan Toyota Alphard adalah sang sopir, bukan si pemilik mobil itu sendiri. Nampaknya itu yang dialami oleh pria satu ini.

Sebuah gambar tangkapan layar memperlihatkan isi curhat si pria yang dikira sopir karena mengemudikan Toyota Alphard.

"Bang minta saran dong. Mobil apa yang bikin kita kelihatan gagah. Saya pakai Alphard 2019 disangka sopir terus kalau di parkiran," katanya dikutip dari unggahan akun @mobilgue di jejaring Instagram.

Curhat itu pun disahuti banyak sekali warganet, ada yang menjawab serius ada juga yang menjawab nyeleneh dan malah jadi bercandaan.

Seperti kata @alvin_yaris yang mengatakan "Itu bukan mobilnya, tapi situ kali yang ke mana-mana pakai batik dan sepatu pantofel, terus nyetir sendiri,"

Curhat Pengemudi Toyota Alphard yang Dikira Sopir. (Instagram/mobilgue)

 

Ada juga komentar @sigitsyahrizal yang bilang kalau memang ada stereotip yang berkembang, bahwa memiliki Toyota Alphard harus juga bisa mempekerjakan sopir.

"Beli Alphard dilarang nyetir sendiri, auto bully. Bisa beli tapi nggak bisa hire driver pribadi, wassalam,"

"Kalau punya Toyota Alphard otomatis harus pakai sopir. Seganteng apapun, kalau bawa Alphard sendiri ya pasti dikira sopirnya." Ujar @panjinovasukma.

Artikel Asli