Duduk di Kursi Roda, Istri Wali Kota Banjarbaru Tak Kuasa Tahan Air Mata di Pemakaman Suami

Kompas.com Dipublikasikan 04.17, 10/08 • Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad Haswar
KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWAR
Jenazah Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani tiba di Kompleks Pemakaman Taman Bahagia Banjarbaru, Senin (10/8/2020) pagi. Pemakaman Nadjmi dihadiri ratusan pelayat.

BANJARBARU, KOMPAS.com - Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani baru saja dimakamkan di Kompleks Pemakaman Taman Bahagia Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Pemakaman yang dilakukan sesuai protokol kesehatan itu tetap dihadiri oleh ratusan pelayat yang sudah menunggu sejak pagi.
Namun, mereka dilarang masuk ke area pemakaman oleh panita pemakaman dari Pemkot Banjarbaru.
"Mohon untuk tidak masuk ke dalam area pemakaman," ujar salah satu panitia pemakaman menggunakan pengeras suara.

Baca juga: Meninggal Dunia karena Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan
Saat ambulans tiba di kompleks pemakaman, jenazah diturunkan dan langsung dishalatkan oleh ratusan pelayat sebelum dibawa masuk ke dalam area pemakaman.
Sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Kalsel dan Pemkot Banjarbaru terlihat hadir.
Tetapi, hanya 30 orang pelayat yang diperkenankan masuk ke areal pemakaman.
Dari kejauhan juga terlihat istri Nadjmi Adhani, Ririn Kartika Rini yang rela meninggalkan rumah sakit untuk mengantar kepergian suami tercinta ke tempat peristirahatan terakhir.

Ririn menggunakan kursi roda dan dikawal dua petugas mengenakan APD lengkap.
Ririn juga diketahui masih dalam perawatan setelah dipastikan terinfeksi Covid-19.
Tangis haru pun tak terbendung saat Ririn terus memeluk foto suaminya usai peti jenazah diturunkan ke liang lahat.

Baca juga: Sehari Sebelum Meninggal, Wali Kota Banjarbaru Masih Aktif Bermedia Sosial
Usai pemakaman, Wakil Wali Kota menyampaikan pesan Nadjmi agar warga Banjarbaru senantiasa menjaga kesehatan dan terus menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19.
"Ingat pesan beliau, jaga kesehatan dan terapkan protokol kesehatan. Dia juga meminta untuk memberikan yang terbaik untuk Banjarbaru," ucapnya sedih.
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.
Nadjmi dirawat selama lebih dari dua pekan di ruang isolasi RSUD Ulin Banjarmasin.
Nadjmi meninggal dunia senin (10/8/2020) tepat pukul 02.30 Wita dalam usia 50 tahun.

Penulis: Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad HaswarEditor: Khairina

Artikel Asli