Dua Karangan Bunga 'Pelakor' Sempat Warnai Wisuda ITB

kumparan Dipublikasikan 11.27, 18/10/2019 • Ochi Amanaturrosyidah
Suasana Gedung Sabuga, Kota Bandung. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Ada yang unik di hari pertama Sidang Terbuka Wisuda Pertama Institut Teknologi Bandung (ITB) di Sasana Budaya Ganesa, Jumat (18/10). Momen wisuda yang harusnya khidmat itu, justru diwarnai dengan penampakan dua karangan bunga yang ditujukan untuk seorang pelakor (perebut lelaki orang).

Dua karangan bunga yang memuat kata-kata tak pantas itu langsung menggegerkan warganet. Apalagi, keduanya sempat dipasang di area depan Sabuga, tempat para wisudawan keluar dan masuk, bersama karangan bunga lain.

Kabid Keamanan dan Ketertiban ITB, Aban, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, karangan bunga itu langsung dipindahkan ke tempat yang tidak tersembunyi karena tidak pantas.

"Iya, benar. Saya dapat berita dari panitia, benar ada. Tapi enggak ada nama pengirimnya, lalu dipindahkan ke pojok parkiran karena enggak bagus juga di tempat acara, ada kata-kata begitu. Kata panitia, diamankan saja dulu. Diumpetin," kata Aban saat ditemui di ITB, Jumat (18/10).

Suasana Gedung Sabuga, Kota Bandung. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

"Ada menteri (yang hadir di wisuda), ada apa, enggak cocoklah itu (dipasang). Itu mah masalah pribadi. Ada dua karangan bunganya," lanjutnya.

Menurut Aban, karangan bunga itu sudah dipindahkan sekitar Pukul 08.00 WIB. Aban juga memastikan, karangan bunga itu tidak diambil oleh orang lain.

"Enggak diambil sama orang lain, sama saya diamanin," tegasnya.

Menurut Aban, karangan bunga yang menyinggung ranah pribadi baru kali ini ditemukan di prosesi wisuda ITB. Biasanya, kalau pun ada karangan bunga yang nyeleneh, biasanya hanya berisi kata-kata lucu saja.

"Kalau masalah pelakor-pelakor mah baru sekarang ini. Jarang yang masalah pribadi langsung diangkat. Biasanya, becandaan saja, kayak 'selamat jadi pengangguran'," pungkasnya.

Dari foto yang diviralkan oleh akun @trashurex, karangan bunga tersebut ditujukan untuk salah satu wisudawan magister. Padahal, hari pertama Sidang Terbuka Wisuda Pertama ditujukan untuk wisudawan program S1 dari Fakultas Teknik Tambang dan Minyak, Fakultas Teknik Industri, Sekolah Bisnis Manajemen, Sekolah Farmasi, dan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika.

Sedangkan hari kedua, Sabtu (19/10) dibagi menjadi dua sesi, sesi pagi dan sore. Sesi pagi ditujukan bagi wisudawan S1 dari Fakultas Ilmu Teknologi Kebumian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Sekolah Ilmu Teknologi Hayati, dan program profesi insinyur.

Sedangkan untuk program doktoral dan magister dari seluruh fakultas atau sekolah di ITB, baru diwisuda pada sesi sore.

Artikel Asli