Dua Bulan Minim Kemajuan, Kasus Kecelakaan di Flyover Manahan Solo Picu Spekulasi Liar Warganet

Suara.com Dipublikasikan 10.55, 16/09/2019 • Galih Priatmojo
Kasus kecelakaan di flyover Manahan, Solo yang tak kunjung usai. (Facebook/Putra)
Kasus kecelakaan di flyover Manahan, Solo yang tak kunjung usai. (Facebook/Putra)

Suara.com - Sebelumnya, pada bulan Juli lalu (1/7/2019), media sosial sempat dihebohkan dengan kasus kecelakaan yang terjadi di Flyover Manahan, Solo, Jawa Tengah.

Kecelakaan tersebut tabrak lari tersebut merenggut nyawa Retnoningtri, wanita berusia 54 tahun yang juga merupakan warga Solo.

Namun sudah dua bulan berjalan, kasus ini belum menemui kemajuan signifikan. Berbekal keterangan saksi, dokumen, serta rekaman CCTV, pihak Kepolisian masih belum bisa menciduk pelaku tabrak lari tersebut.

Hal ini kontan memicu spekulasi liar warganet. Dua bulan minim kemajuan, kasus ini kembali diungkit dan dibicarakan oleh banyak pengguna media sosial. Hal tersebut terungkap melalui postingan berikut ini.

Kasus kecelakaan di flyover Manahan, Solo yang tak kunjung usai. (Facebook/Putra)

"Katanya kasus ini nggak selesai-selesai? Apa karena ada faktor X sehingga kasusnya sulit diungkap?" tulis warganet tersebut.

Pertanyaan ini seakan memantik deretan dugaan-dugaan 'liar' dari warganet. Beberapa bahkan menyebut ada unsur 'kepentingan' dalam kasus tersebut.

"Mungkin dilindungi oknum." ujar Anta.

"+62 mbah. Udah jadi rahasia umum juga kalau orang berpengaruh / pangkat tinggi / banyak duit bisa lolos hukum." ujar warganet dengan akun bernama Fajar.

Artikel Asli