Drama Fortnite vs Apple-Android, Ini "Kerugian" yang Harus Diketahui Gamer

Kompas.com Dipublikasikan 05.12, 14/08 • Bill Clinten
slashgear.com
ilustrasi game Fortnite

KOMPAS.com - Apple baru saja memutuskan untuk "menendang" aplikasi game populer besutan Epic Games, Fortnite, dari toko aplikasi iOS, App Store.

Selang beberapa jam kemudian, langkah yang sama ditempuh Google, di mana game tersebut ikut diblokir dari toko aplikasi Android, Play Store dan dikonfirmasi oleh akun resmi @FortniteGame di Twitter.

Karena game tersebut dihapus dari App Store dan Google Play Store, pemain baru yang ingin menginstal Fortnite pun tak akan bisa menemukan game tersebut di kedua toko aplikasi tersebut.

Namun, pengguna ponsel Android masih bisa menginstal Fortnite dari aplikasi Epic Games yang bisa diunduh di tautan berikut, atau langsung mengunjungi Samsung Galaxy Store (khusus pengguna smartphone Samsung).

Di sisi lain, pengguna baru Fortnite yang ingin memasang game tersebut di perangkat iOS harus menunggu sampai "drama" antara Epic Games dan Apple terselesaikan.

Nasib pengguna yang sudah instal Fortnite

Pengguna Android dan iOS yang sebelumnya telah memasang Fortnite di smartphone mereka sejatinya bisa memainkan game tersebut tanpa ada kendala. Namun, ada beberapa hal yang harus pengguna ketahui. 

Pertama, apabila Fortnite yang terpasang berasal dari App Store atau Play Store maka mereka untuk saat ini tidak bisa membeli "uang" dalam game (in-game currency) yang dijuluki "V-Bucks".

Ketika KompasTekno mencoba untuk membeli V-Bucks di Fortnite versi Android (Play Store), jendela error pun akan muncul dan menginformasikan bahwa pemain saat ini belum bisa membeli V-Bucks. Begini ilustrasinya.

Meski demikian, pemain masih bisa membeli V-Bucks via aplikasi Fortnite di sejumlah platform selain Android dan iOS, seperti PlayStation 4, Xbox One, Nintendo Switch, hingga PC.

Pengguna Android sendiri masih bisa membeli V-Bucks asalkan mereka memasang Fortnite versi Epic Games atau Galaxy Store.

Baca juga: Pembuat Game Fortnite Mulai Serius Garap Pasar Indonesia
Tidak bisa update Fortnite?

Hal selanjutnya yang perlu diketahui para pemain Fortnite yang aktif adalah seputar pembaruan alias update.

Dalam sebuah blog, Epic Games menjelaskan bahwa pemain Fortnite versi iOS tidak akan bisa memperbarui game tersebut ke versi selanjutnya untuk sementara waktu. Hal ini juga berlaku bagi pengguna Fortnite versi Play Store.

Saat ini, mereka masih bisa memainkan Fortnite versi 13.40 yang berisi aneka konten yang terangkum dalam Chapter 2 - Season 3 (musim ke-3).

Namun, jika versi selanjutnya sudah digelontorkan Epic Games, yakni Chapter 2 - Season 4, maka pengguna Android dan iOS pada dasarnya tidak akan bisa memperbarui game tersebut ke versi teranyar.

Pengguna Android sebenarnya bisa mencopot (uninstall) aplikasi Fortnite yang mereka unduh dari Google Play Store dan menggantinya dengan versi Epic Games atau Galaxy Store seperti yang disebutkan tadi.

Namun, aplikasi Epic Games tidak tersedia bagi pengguna iOS, sebab metode pemasangan game tersebut di perangkat Apple hanya melalui satu pintu saja, yakni App Store.

Epic Games turut mengonfirmasi bahwa apabila pengguna Fortnite iOS ingin melakukan refund terkait segala transaksi yang sudah dilakukan, pemain bisa langsung menghubungi Apple di tautan berikut. Sebab, Epic Games mengaku tidak bisa berbuat apa-apa.
Baca juga: Epic Games Pastikan Tidak Ada Fortnite Versi Ringan

Berawal dari opsi pembayaran

Seperti diketahui, drama pemblokiran oleh Google dan Apple ini berasal dari langkah Epic Games yang mengeluarkan sebuah fitur baru bertajuk "Mega Drop" di Fortnite.

Dengan fitur ini, pemain Fortnite di Android dan iOS bisa memilih opsi pembayaran langsung kepada Epic Games jika mereka membeli V-Bucks langsung di dalam aplikasi.

Apabila pemain memilih opsi pembayaran lewat Epic Games, mereka akan mendapatkan diskon sebesar 20 persen.

Misalnya, jika biasanya 1.000 V-Bucks dibanderol dengan harga 10 dolar AS (sekitar Rp 148.700), maka pemain kini bisa mendapatkan V-Bucks yang sama banyaknya dengan hanya membayar 8 dolar AS (sekitar Rp 119.000) kepada Epic Games.

Motif peluncuran fitur ini tak lain dipicu oleh kebijakan Apple dan Google yang dianggap "memberatkan" para pengembang. Kebijakan yang dimaksud terkait pajak 30 persen yang dikenakan kedua perusahaan ke para pengembang aplikasi.

Fitur ini sendiri agaknya membuat Apple dan Google geram dan langsung menendang aplikasi Fortnite dari App Store dan Play Store.

Sebab, segala transaksi di aplikasi yang terdaftar di kedua toko aplikasi tersebut harus dikelola langsung oleh perusahaan (dan dikenakan pajak 30 persen) dan Epic Games dianggap melanggar peraturan tersebut.

"Epic membuat metode pembayaran pada aplikasi yang bertentangan dengan Apple. Mereka telah melanggar pedoman App Store terkait pembayaran dalam aplikasi, yang berlaku untuk setiap pengembang yang menjual item atau komponen digital lainnya," tulis Apple seperti diwartakan sebelumnya.

"Kami menghapus Fortnite di Google Play Store karena telah melanggar kebijakan. Game yang tersedia di Google Play Store dan menawarkan opsi pembelian dalam aplikasi harus mengikuti aturan dan metode pembayaran sesuai dengan kebijakan Google," kata pihak Google.

Baca juga: Misteri Lenyapnya Mobil Polisi di Game Fortnite

Penulis: Bill ClintenEditor: Reza Wahyudi

Artikel Asli