Dolar AS Loyo, Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi

Jawapos Diupdate 03.57, 06/08 • Dipublikasikan 11.21, 06/08 • Estu Suryowati
Dolar AS Loyo, Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi

JawaPos.com – Harga minyak dunia naik ke level tertinggi setelah penyusutan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) dan pelemahan dolar AS. Namun para investor masih mencemaskan prospek permintaan minyak seiring dengan masih melonjaknya angka penularan infeksi Covid-19.

Mengutip laman Reuters, Kamis (6/8), harga minyak mentah berjangka Brent yang merupakan patokan internasional ditutup melonjak 75 sen atau 1,69 persen menjadi USD 45,18 per barel. Sedangkan patokan AS minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) menetap 49 sen atau 1,18 persen lebih tinggi menjadi USD42,19 per barel.

Kedua kontrak tersebut melejit lebih dari 4 persen di awal sesi. Analis OANDA Craig Erlam mengatakan, melemahnya dolar AS yang membuat minyak lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya juga mendorong harga penguatan.

“Tidak ada yang bisa lepas dari keuntungan dari melemahnya dolar di ruang komoditas dan minyak tentu saja diuntungkan penurunannya,” ujarnya, Kamis (6/8).

Selain itu, harga minyak juga mendapat dukungan dari sentimen perundingan antara Gedung Putih dan petinggi Partai Demokrat di Kongres mengenai paket bantuan virus Covid-19 yang baru membuat kemajuan, meski kedua belah pihak tetap berjauhan.

Kenaikan harga terjadi di tengah latar belakang lonjakan kasus virus Covid-19 yang dapat mengancam pemulihan permintaan bahan bakar. Sebab angka kematian akibat virus korona secara global melewati 700 ribu dengan AS, Brasil, India, dan Meksiko memimpin lonjakan dalam kematian.

 

Artikel Asli