Diusir Saat Lawan Indonesia, Kartu Merah Park Hang-seo 'Hangus' di Kualifikasi Piala Dunia 2022

INDOSPORT.com Diupdate 02.39, 12/12/2019 • Dipublikasikan 03.06, 12/12/2019 • Penulis: Deodatus Kresna Murti Bayu Aji | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo

INDOSPORT.COM - Pelatih Vietnam, Park Hang-seo, bisa bernafas lega karena kartu merah di final SEA Games 2019 vs Timnas Indonesia U-23 tidak berdampak serius.

Dilansir dari vnexpress, Park Hang-seo masih bisa mendampingi Timnas Vietnam untuk ikut Kualifikasi Piala Dunia 2020 mendatang.

Hal itu karena ajang olahraga terbesar se-Asia tenggara, SEA Games 2019, tidak masuk dalam bagian FIFA dan AFC.

Namun bila tindakan Park Hang-seo melampau batas wajar, pastinya FIFA dan AFC akan bertindak tegas hingga memberikan sanksi yang berat.

Protes yang dilakukan Park Hang-seo saat laga final SEA Games 2019 kontra Timnas Indonesia U-23 dinilai tidak terlalu parah.

Memang sosok Park Hang-seo saat ini sedang diagung-agungkan di Vietnam. Pelatih asal Korea Selatan tersebut berhasil membuat sepak bola Vietnam menjadi berkembang.

Kemenangan 3-0 dari Timnas Indonesia U-23 di final SEA Games 2019 membuat Vietnam berhasil meraih medali emas yang sudah ditunggu 60 tahun lamanya.

Namun bagi pendukung Indonesia, kemenangan Vietnam sangatlah tidak pantas. Permainan kasar yang ditampilkan oleh para pemain Vietnam membuat pertandingan tidak enak untuk ditonton.

Bahkan Timnas Indonesia harus kehilangan Evan Dimas yang ditarik keluar sebelum babak pertama selesai karena cedera.

Cedera Evan Dimas tersebut karena aksi tidak terpuji bek Vietnam, Doan Van Hau, yang melakukan injakan dengan sengaja.

Artikel Asli