Dituding Romantisisasi Penyakit Mental, Penyanyi Nadin Amizah Trending

Trending Now! Dipublikasikan 08.28, 02/12/2020
Tangkapan Layar Cuitan Nadin Amizah dan IG: @cakecaine
Tangkapan Layar Cuitan Nadin Amizah dan IG: @cakecaine

Nama penulis lagu dan penyanyi, Nadin Amizah, mendadak trending di sosial media. Hingga saat ini terdapat 14 ribu cuitan yang mengandung kata kunci 'Nadin' di Twitter. 

Kata "Nadin" banyak dicuitkan lantaran salah satu tweetnya yang menuai berbagai respons dari warganet. Pada Selasa (1/12) malam, Nadin mengunggah potret dirinya di Twitter dengan judul bertuliskan "Kekasihmu. Kekasihmu yang tidak stabil secara mental." Dihujani pujian, rupanya tak sedikit yang menuding cuitan Nadin sebagai bentuk dari romantisisasi penyakit mental. Hal ini diutarakan oleh salah satu netter melalui kutipan tweetnya. 

Kok diromantisasi https://t.co/zXvsCxQXsM

— Angelita. (@ngentxt) December 1, 2020

Akun @whee_indeed turut menyampaikan pendapat serupa. "Tolong hapus ini dan repost dengan judul yang lebih baik. Kalimat "mentally unstable" tidak diperlukan," tulisnya. 

Meski demikian, beberapa dari netter mengungkap bahwa unggahan Nadin adalah bentuk dari coping mechanism. Seperti yang ditulis oleh @unevolable berdasar apa yang diucapkan oleh psikolognya. Bahwa tidak apa-apa untuk secara terbuka di depan publik mengatakan Anda tidak stabil secara mental jika memang itu adalah coping mechanism Anda. Yang penting, coping mechanism tersebut tidak membahayakan diri sendiri. Serta, merasa baik dengan diri sendiri yang tidak stabil secara mental bukanlah bentuk romantisisasi tapi lebih pada penerimaan diri. 

Penjelasan mengenai coping mechanism penyakit mental juga datang dari @andrywaseso. 

Romantisasi mental illness memang ada. Tp ya ga tiap2 orang mengekspresikan mental illness nya dibilang romantisasi.
Ada terapi mental health yg namanya terapi psikodrama, terapi seni, terapi musik, terapi bermain, dll?

— AWas (@andrywaseso) December 1, 2020

Atas cuitan ini Nadin pun mengambil sikap untuk tidak merasa bersalah dan tidak meminta maaf atas apa yang sudah dia ungkapkan melalui cuitannya. "Aku bukan robot," tutupnya pada cuitan tersebut. 

gue ga merasa salah dan gaakan pernah minta maaf untuk berani menunjukan, menjelaskan, menjabarkan, dan yg terpenting, menulis tentang kondisi mental gue.
dan yg penting, gue gamau lagi minta maaf karna udh menunjukan emosi dan perasaan gue di ruang publik ini.
i’m not a robot.

— 𝐍𝐚𝐝𝐢𝐧 𝐀𝐦𝐢𝐳𝐚𝐡☁️ (@rahasiabulan) December 1, 2020