Dititip Ke Daycare, Balita Samarinda Ditemukan Meninggal Tanpa Kepala

Haibunda Dipublikasikan 23.26, 09/12/2019 • Siti Hafadzoh

Seorang balita ditemukan meninggal tanpa kepala. Mayat balita tersebut ditemukan di parit, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Bocah tersebut bernama Muhammad Yusuf Gazali berusia 4 tahun. Orang tua Yusuf, Bambang melaporkan anaknya hilang sejak 2 minggu lalu saat dititipkan ke tempat penitipan anak (daycare) dan PAUD.

Bambang mengatakan bahwa anaknya dititipkan di daycareyang berada di JI AW Syahranie dan hilang sejak Jumat (24/11/2019). Dia berani memastikan jenazah balita tersebut adalah anaknya, berdasarkan pakaian yang digunakan.

Dua minggu lalu, Bambang mengantar Yusuf ke daycare tersebut sekitar jam 11.00 WITA. Lalu pada jam 14.30 WITA, sang istri, Meliasari memberinya kabar bahwa Yusuf hilang.

"Waktu itu ibu kepala sekolah bilang anaknya hilang saat hujan deras melanda sekolah," kata Bambang kepada detikcom.

Jenazah Yusuf ditemukan di sebuah parit di Jl Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu, Minggu (8/12/2019) sekitar jam 05.30 WITA. Bambang dan Meliasari berharap mereka dapat mengetahui penyebab anaknya meninggal.

Pihak kepolisian mengaku pernah mendapat kabar balita hilang, sebelum kasus penemuan mayat ini mencuat. Polisi masih menyelidiki kasus ini.

"Kita lidik dulu apakah ini benar korban yang hilang beberapa waktu lalu atau korban lain lagi," kata Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu, Iptu M Ridwan.

Menitipkan anak di daycare mungkin merupakan solusi yang tepat bagi Bunda dan Ayah yang sama-sama bekerja. Tapi, memilih daycare untuk anak juga perlu berhati-hati, apalagi terkait keamanan anak.

Menurut psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi, faktor kepercayaan adalah hal penting yang perlu ada ketika kita menitipkan anak di daycare. Kepercayaan terhadap daycare tersebut bisa diperoleh dari testimoni positif tentang daycare tersebut.

Update informasi yang selalu diberikan pengasuh di daycare berupa foto dan video kegiatan anak juga bisa meningkatkan rasa percaya dan nyaman bagi orang tua. Apalagi kalau orang tua bisa memantau kegiatan anak melalui CCTV yang bisa diakses dari ponsel. Itu akan menambah rasa percaya bahwa anak dalam keadaan baik-baik saja.

Artikel Asli