Ditekuk Momota Tiga Gim, Anthony Gagal Juarai China Open 2019

Tempo.co Dipublikasikan 09.14, 22/09/2019 • Ariandono
Pebulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting menyapa penonton setelah mengalahkan lawannya, pebulu tangkis Mauritius Georges Julien Paul pada pertandingan babak pertama Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Senin, 19 Agustus 2019. ANTARA
Anthony Sinisuka Ginting gagal menjuarai China Open 2019 setelah kalah tiga gim dari Kento Momota dengan 21-19, 17-21, dan 19-21 di Changzhou, Minggu.

TEMPO.CO, Jakarta - Anthony Sinisuka Ginting gagal menjuarai tunggal putra China Open 2019 setelah ditaklukkan Kento Momota dengan skor 21-19, 17-21, dan 19-21, dalam final di Changzhou, Cina pada Minggu.

Dalam pertandingan yang ditayangkan langsung di Indonesia melalui TVRI, Anthony sempat tertinggal 0-2 dari Momota di awal gim pertama. Namun pemain peringkat 9 dunia itu dengan sabar meladeni Momota dan menyalip perolehan angka.

Saling susul angka terjadi di gim pertama. Agresivitas Momota mampu diredam Anthony yang bermain lebih defensif dan taktis. Gim pertama akhir berakhir dengan skor 21-19, setelah sebelumnya Anthony menutup jeda gim dengan 11-10.

Gim kedua gantian Anthony yang melejit hingga raihan skor 2-0, sebelum Momota mampu menyamakan skor 2-2. Momota melaju hingga angka 5-2 sebelum Anthony merebut servis. Namun Momota menutup jeda gim dengan 11-7.

Setelah kedudukan 11-7 di jeda gim, Anthony merebut servis berkat smes pendek yang tak mampu ditahan Momota. Namun Anthony hanya mampu melaju hingga poin 10, sebelum Momota kembali merebut servis.

Anthony hanya memberi satu tambahan angka bagi Momota, sebelum kembali merebut servis dan menyamakan kedudukan 12-12.

Susul menyusul angka kembali terjadi di paruh kedua gim kedua ini, mulai 12-12, 13-13, 14-14. Namun Momota lantas ngebut hingga memimpin 19-14, sebelum Anthony memutus raihan angka pemain Jepang itu.

Anthony berusaha mengejar ketinggalan, namun Momota memutus raihan angkanya hingga 17 sebelum memenangi gim kedua dengan 21-17.

Pebulu tangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting (kiri) berpelukan dengan pebulu tangkis Jepang Kento Momota seusai pertandingan final Singapore Open 2019 di Singapora, Ahad, 14 April 2019. ANTARA/Humas PP PBSI

Gim ketiga Anthony sempat memimpin hingga 3 angka, namun Momota mampu merebut servis dan memimpin hingga 9-3, sebelum diputus Anthony dengan 9-4.

Anthony berusaha mengejar namun hanya mampu mencapai 8 angka, sebelum Momota kembali memimpin dan mengakhiri jeda gim ketiga dengan 11-8.

Anthony merebut servis, namun hanya mampu mendekat sebelum diputus oleh Momota dengan 13-11. Beruntung kali ini ketertinggalan Anthony tak terlalu jauh, setelah merebut servis dengan 14-12.

Namun Momota kembali merebut servis dan memimpin hingga 18 sebelum direbut kembali oleh Anthony dengan 18-15.

Momota sempat menambah 1 angka, sebelum dihentikan Anthony dan disamakan Menjadi 19-19. Sayang Momota lebih beruntung dalam pertandingan ini, dan menutup gim ketiga dengan 21-19.

Anthony Sinisuka Ginting pun gagal mengulang prestasinya tahun lalu, menjadi juara China Open.

Artikel Asli