Ditegur agar Merapikan Baju, Siswa SMA Tampar Wajah Guru

Kompas.com Dipublikasikan 16.51, 20/09/2019 • Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad Haswar
KOMPAS/TOTO SIHONO
Ilustrasi

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Seorang siswa di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), melakukan perbuatan tidak terpuji kepada gurunya sendiri.

Hanya karena ditegur untuk merapikan baju seragamnya, siswa SMA Negeri 4 Banjarmasin tersebut malah menampar sang guru.

"Awalnya ditegur, baju anak itu kan di luar, disuruh masukkan ke celana, mungkin karena emosi ditegur, anak itu spontan menampar," ujar kepala sekolah SMA Negeri 4 Banjarmasin, Tumiran, saat dihubungi, Kamis (19/9/2019).

Tumiran menuturkan, kejadian itu terjadi pada hari Jumat (13/9/2019) lalu. Saat itu, pelaku MR datang ke sekolah dengan baju di luar.

Melihat hal tersebut, Aliansyah, guru yang juga menjabat sebagai wakil kepala sekolah bidang kesiswaan itu langsung menegur MR.

Rupanya, teguran tersebut tidak diterima MR sehingga ia melawan dan menampar wakil kepala sekolah yang menegurnya.

"Jumat lalu kejadiannya, ya namanya guru, kan sudah tugas guru sebagai orangtua di sekolah mengajarkan disiplin," tambah Tumiran.

Akibat kejadian ini, Aliansyah waktu itu langsung melakukan visum dan meminta pihak kepolisian dari Polsek Banjarmasin Barat, melakukan mediasi bersama MR dan orangtuanya.

Melalui mediasi, disepakati kasus tersebut tidak dilanjutkan secara hukum dan disarankan berdamai.

Namun, pihak sekolah memberikan sanksi kepada MR, dengan memindahkan MR ke sekolah lain atas persetujuan pihak sekolah dan orangtua MR disaksikan pihak kepolisian.

"Sudah dilakukan mediasi setelah kejadian itu, dan hari ini disepakati MR dipindahkan ke sekolah lain yang ia mau," lanjut Tumiran.

Atas kejadian ini pula, MR dan kedua orangtuanya sangat menyesal dan sudah meminta maaf kepada Aliansyah.

"Mereka juga sudah meminta maaf secara pribadi ke wakil kepala sekolah dan juga meminta maaf kepada seluruh guru-guru lainnya," ucap dia.

Tumiran berharap, ada sekolah yang mau menerima MR sebagai siswanya karena MR yang saat ini duduk di kelas 3 sebentar lagi menamatkan pendidikannya sebagai siswa SMA.

Penulis: Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad Haswar

Editor: Robertus Belarminus

Artikel Asli