Diskon Rp 80 Juta, Chevrolet Trax Diburu Pembeli

Kompas.com Dipublikasikan 10.11, 20/11/2019 • Stanly Ravel
Chevrolet Trax mendadak diburu konsumen

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabar PT General Motors (GM) akan menghentikan bisnis penjualan Chevrolet di Tanah Air, ternyata tak membuat penjualannya langsung surut seketika. Justru sebaliknya, karena beberapa jaringan diler malah mulai kebanjiran pesanan mobil.

Salah satunya seperti yang dialami authorized Chevrolet Andalan yang berlokasi di Jalan Samanhudi, Jakarta Pusat.

Menurut Kepala Cabang Chevroelt Andalan Damianus Darto, saat ini penjualan di dilernya meningkat signifikan, terlebih sejak adanya program cuci gudang dengan diskon-diskon yang mengiurkan.

Baca juga: Banderol SUV Murah Stabil, Chevrolet Umbar Diskon Rp 80 Juta

"Penjualan sekarang justru naik. Bila biasa per bulan sekitar 20 sampai 30 unit per bulan, kemarin sejak program cuci gudang digelar pada 1 November sampai dengan hari ini, total SPK yang sudah kami dapat mencapai 150 unit," kata Damianus kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Lebih lanjut Damianus menjelaskan bila dari 150 unit SPK yang didapat, kontribusi terbesar masih dari Chevrolet Trax. Penyerapannya mencapai 80 persen dibandingkan unit-unit lainnya.

Hal ini tak lepas dari diskon sebesar Rp 80 juta yang diberikan General Motors (GM) Indonesia. Dari harga aslinya sebesar Rp 325 juta, kini dipangkas hanya menjadi Rp 245 juta dalam program cuci gudang.

Tidak hanya dari diskon saja, menurut Damianus, meningkatnya penjualan Trax juga membuktikan bila memanglow sport utility vehicle (LSUV) cukup diminati. Namun karena harga yang cukup tinggi karena merupakan produk CBU pada saat itu, maka banyak konsumen yang memikir dua kali untuk meminangnya. 

Baca juga: Chevrolet Obral Mobil Sampai Rp 80 Juta, Berikut Daftarnya

Bahkan beberapa unit Trax yang ada di diler pun sampai ludes, dan membuatnya harus kembali meminta suplai unit dari General Motors (GM). Sayangnya dia sendiri tak mengetahui ada berapa unit lagi yang dimiliki GM Indonesia.

"Stok kita sampai habis, kita minta lagi dari GM, kalau soal ketersediaan ada berapa di GM, sekarang kita belum tahu, selama kita konfirmasi masih ada kita berani buka pesenan. Namun melihat animo yang tinggi, dikhawatirkan dari prediksi seluruh stok habis pada Maret 2020 mendatang, justru bisa lebih cepat," ucap Damianus.

Untuk unit yang sudah siap dikirim ke garasi konsumen, menurut Damianus dari total SPK 150 unit ada 70 sampai 80 unit. Sementara sisanya masih dalam tahap persiapan. 

Penulis: Stanly RavelEditor: Aditya Maulana

Artikel Asli