Dishub DKI Hentikan Sementara Penggunaan Skuter Listrik di Jalan Raya

Okezone.com Dipublikasikan 02.33, 14/11/2019 • Fadel Prayoga
Dishub DKI Hentikan Sementara Penggunaan Skuter Listrik di Jalan Raya
Skuter listrik. (Ist)

JAKARTA – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya memutuskan untuk sementara waktu melarang penggunaan skuter listrik di jalan raya yang tidak tersedia jalur sepeda. Pelarangan itu sembari menunggu terbitnya regulasi penggunaan otopet elektrik tersebut yang ditargetkan selesai akhir Desember.

Hal itu menanggapi kejadian kecelakaan pengguna otopet GrabWheels yang menewaskan dua orang bernama Wisnu (18) dan Ammar (18) di kawasan Gate 3 Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Minggu, 10 November 2019, sekira 03.29 dini hari.

"Kita akan sampaikan mereka setop dulu, jangan dioperasionalkan di kawasan itu sambil menunggu regulasi yang akan kita terbitkan," ujarnya kepada wartawan, Kamis (14/11/2019).

Ia menjelaskan, nantinya peraturan itu mengatur jam operasional skuter listrik yang disamakan dengan TransJakarta atau kereta Moda Raya Terpadu (MRT) dari pukul 05.00-23.00 WIB.

"Kita harapkan, setelah jam 11 malam operator e-scooter tidak lagi menyewakan itu," kata Syafrin.

DPRD DKI Tolak Kenaikan Anggaran Pembangunan Jalur Sepeda

Ia menyebut, pihaknya juga melarang pengemudi skuter listrik itu untuk bermain di trotoar dan jembatan penyeberangan orang (JPO). Ia menyarankan, pengemudi menggunakan skuter di jalan yang telah tersedia jalur sepeda.

"Kami sudah sampaikan kepada operator e-scooter untuk kita larang mereka beroperasi di trotoar, JPO. Kalau mau beroperasi silakan masuk ke jalur sepeda," tuturnya.

Artikel Asli