Dishub DKI: Ganjil Genap untuk Mobil Cukup Efektif

Otosia.com Dipublikasikan 01.15, 21/08/2019

Otosia.com -

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyarankan Pemprov DKI Jakarta memberlakukan sistem ganjil genap untuk sepeda motor. Kendaraan roda dua disebut penyumbang terbesar dalam polusi udara di Jakarta.

Berdasarkan data Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), polusi yang dihasilkan dari sepeda motor sebesar 44,53 persen. Jumlah itu dua kali atau bahkan tiga kali lebih besar dibandingkan dengan polusi yang dihasilkan mobil (16,11 persen), bus (21,43 persen), truk (17,7 persen), dan bajaj (0,23 persen).

Tapi, Pemprov DKI Jakarta menegaskan tak ada rencana penerapan ganjil genap untuk sepeda motor. Saat ini, Dishub DKI Jakarta menilai ganjil genap kendaraan roda empat sudah cukup efektif.

 (kpl/tys)

"Sampai sekarang, hasil simulasi ini (ganjil genap mobil, red) cukup efektif. Dan saat ni kita masih dalam tahap evaluasi belum dalam tahap kesimpulan," jelas Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, di Balaikota Kota Jakarta, Selasa (20/8/2019), disitat dari Merdeka.com.

Syafrin menambahkan, ada empat aspek yang menjadi indikator ganjil genap disebut berhasil. Yakni, kinerja lalu lintas, perbaikan udara, aspek sosial, dan ekonomi.

"Kita ambil kesimpulan bahwa yang oke adalah yang sekarang sedang diimplementasikan (ganjil genap mobil, red)," tambahnya.

Sumber: Merdeka.com

 Sistem ganjil genap DKI Jakarta (Liputan6.com)
Sistem ganjil genap DKI Jakarta (Liputan6.com)
Artikel Asli