Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Disambangi Virus Corona, Manny Pacquiao dan Keluarga Dikarantina

SINDOnews Dipublikasikan 00.25, 30/03/2020 • Andryanto Wisnuwidodo
Disambangi Virus Corona, Manny Pacquiao dan Keluarga Dikarantina
Juara Kelas Welter WBA Manny Pacquiao disambangi virus Corona, memaksanya menjalani karantina bersama keluarganya di Filipina. Foto/Boxing Scene

Karantina harus dijalai juara tinju kelas Welter WBA, Manny Pacquiao, yang kini juga menjadi senator di Filipina, usai dirinya melakukan kontak dengan sesama politisi yang terkena virus Corona.

Menurut ABS-CBN, Pacquiao melakukan kontak dengan presiden senat Aquilino Pimental, yang dites positif untuk virus corona pada hari Rabu. Otoritas kesehatan setempat merekomendasikan agar Pacquiao dan keluarganya tetap di karantina.

Pacquiao sendiri telah dites corona dan hasilnya negatif, setelah menggunakan alat tes cepat dari Korea Selatan. Bintang tinju Filipina itu akan mengambil tesnya selangkah lebih maju jika ia atau anggota keluarga yang ada di karantina mulai mengalami gejala yang terkait dengan coronavirus.

"Ini percakapan yang sama sekali berbeda ketika saya merasakan sesuatu yang aneh di tubuh saya. Saya bersedia menjalani tes swab untuk kepentingan keluarga dan negara saya, tetapi saya akan menjalani prosedur rutin. Saya percaya ada banyak lagi orang yang sedang diselidiki atau PUI yang harus diprioritaskan dalam pengujian," kata Pacquiao kepada ABS-CBN.

Pacquiao, terakhir bertarung dari ring pada Juli 2019, ketika ia merobohkan Keith Thurman untuk merebut gelar tersebut. Ada rencana untuk Pacquiao untuk kembali ke arena pada Juni atau Juli tahun ini, tetapi skenario itu kemungkinan tidak akan terjadi dengan pandemi virus corona yang sedang berlangsung.

Di Filipina, Pacquiao telah melakukan segala yang mungkin untuk mendukung upaya lokal untuk mengurangi penyebaran Covid-19, dengan menyumbangkan ribuan masker dan peralatan pengujian.

Artikel Asli