Dipecat TVRI, Helmy Yahya Bongkar Hak Siar Liga Indonesia Lebih Mahal dari Liga Inggris

INDOSPORT.com Diupdate 04.14, 29/01/2020 • Dipublikasikan 04.13, 29/01/2020 • Penulis: Ayudya Ratna | Editor: Nugrahenny Putri Untari

INDOSPORT.COM - Mantan Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya, membeberkan hak siar Liga Indonesia ternyata empat hingga lima kali lebih mahal dibanding Liga Inggris. 

Seperti diketahui, Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik TVRI resmi memberhentikan tugas Helmy Yahya sebagai direktur utama pada pertengahan Januari lalu. 

Dikutip dari ANTARA, baru-baru ini Helmy Yahya menyatakan telah menerapkan langkah-langkah reformasi birokrasi di tubuh Lembaga Penyiaran Publik TVRI. Ia juga membeberkan harga siaran Liga Inggris lebih murah dibanding Liga Indonesia.

Harga hak siar Liga Inggris sebenarnya mencapai tiga juta dolar AS (Rp40 miliar). Namun, komitmen dari iklan membayar satu juta dolar AS (Rp13,6 miliar) sehingga TVRI hanya membayar dua juta dolar AS (Rp27,2 miliar).

Benefit dari membayar dua juta dolar AS tersebut adalah TVRI mendapat 76 pertandingan, mendapat tayangan preview pertandingan, mendapat tayangan highlights pertandingan berdurasi 1 jam selama 38 minggu.

Juga, mendapat tayanganafter match dengan durasi 1 jam yang ditayangkan setelah pertandingan berlangsung.

Sementara, harga hak siar Liga Indonesia bisa lebih mahal empat hingga lima kali lipat dari Liga Inggris. Itu berarti, hak siar Liga Indonesia ditaksir senilai Rp200 miliar. Sepak bola, dan juga bulutangkis, menurut Helmy adalah dua program teratas di Indonesia yang memiliki rating tinggi.

Artikel Asli