Dipecat Gara-gara Cuti Nikah Kelamaan, Co-Pilot Wings Air Gantung Diri

Suara.com Dipublikasikan 11.31, 20/11/2019 • Iwan Supriyatna
Pesawat Wings Air [beraukab.go.id]
Pesawat Wings Air [beraukab.go.id]

Suara.com - Salah satu kopilot (first officer) Wings Air Nicolaus Anjar Aji Suryo Putro diduga melakukan bunuh diri tergantung di kamar kostnya. Hal ini lantaran diduga adanya pemecatan dan tuntutan dari pihak maskapai Rp 7,5 miliar terkait perbuatan Nicolaus yang dinilai Wings Air melanggar aturan yang ada.

Ini bisa dibuktikan dengan secarik kertas yang memuat pemecatan dan tuntutan itu di dekat jasad Nicolaus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Suara.com, kejadian ini bermula dari Nicolaus yang mengajukan izin cuti untuk keperluan pernikahannya. Pria berumur 29 tahun itu pun mendapatkan cuti hanya tiga hari.

Namun, Nicolaus kedapatan menjalani cuti lebih dari yang ditetapkan. Dengan pelanggaran itu, Wings Air langsung memberikan hukuman dengan surat pemecatan dan pinalty senilai tersebut dari Wings Air. Adanya surat tersebut membuat Nicolaus shock dan mengambil tindakan dengan gantung diri.

Namun, saat dikonfirmasi dari Pihak Maskapai Wings Air, Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro malah menyalahkan Nicolaus yang bertindak indisipliner.

Menurutnya, bahwa penerapan aturan kerja, kedisiplinan dan pelaksanaan standar operasional prosedur berlaku kepada semua awak pesawat dalam hal ini awak kokpit.

"Wings Air sudah mengimplementasikan program pembinaan kepada seluruh karyawan, termasuk awak pesawat," kata Danang dalam keteranganya, Rabu (20/11/2019).

Danang melanjutkan, kebijakan itu berfungsi dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, integritas dan berkarakter baik, sebagai upaya peningkatan kinerja tinggi.

Selain itu, Danang mengklaim, Wings Air juga sudah melakukan pembinaan secara bertahap kepada awak kokpit yang melakukan tindakan tidak disiplin (indisipliner).

"Apabila dalam fase pembinaan, karyawan atau awak kokpit tidak memenuhi kualifikasi/ hasil yang diharapkan, maka perusahaan akan memberikan penindakan/ keputusan sesuai aturan," pungkas dia.

Artikel Asli