Dilaporkan ke Polisi Gara-gara Sebut IDI & Rumah Sakit Kacung WHO, Ini Reaksi Jerinx

Merdeka.com Dipublikasikan 07.43, 05/08/2020

                Jerinx. ©2019 Merdeka.com
Jerinx. ©2019 Merdeka.com 

Drummer Superman Is Dead (SID), Jerinx dilaporkan ke polisi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali ke Mapolda Bali. Jerinx dilaporkan terkait dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yang diunggah dalam akun instagram milik Jerinx.

Jerinx pun sudah mengetahui pelaporan atas nama dirinya oleh IDI ke polisi. Jerinx pun menanggapi laporan tersebut.

Reaksi Jerinx

Jerinx merespon terkait pelaporan dirinya ke polisi ke polisi. Hal itu diungkapkan Jerinx lewat akun instagramnya.

"Saya dilaporin karena cara berjuang saya kasar? Anji kurang sopan gimana kok dilaporin juga? #wakethefuckup," tulis Jerinx.

Jerinx: Mereka Lupa Jika Saya Menang di Pengadilan Mereka Akan Dipermalukan

Dalam sejumlah postingannya, Jerinx memang begitu aktif menyuarakan perlawanan terhadap orang-orag yang dia sebut 'elte global'.

"Belakangan ini grup WA para kacung dilimpahi berita bahagia. Semua musuh majikannya dikasusin ke polisi. Atas nama pergaulan mapan & tren global maka Fasisme harus mereka bela! Law of attraction; yang cengeng ngumpulnya sama yg sepemikiran. Mereka lupa jika saya menang di pengadilan mereka akan dipermalukan hingga ke kromoson," sambung Jerinx.

Polisi Lakukan Pemanggilan Kepada Jerinx

Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi menerangkan jika pihaknya sudah menerima laporan dar IDI. Laporan tersebut sudah ditindaklanjuti oleh Polda Bali. Kemudian, sudah memberi surat panggilan kepada Jerinx. Namun, terlapor belum memenuhi panggilan.

"Sudah diberi surat panggilan dan untuk sementara dijadikan saksi dulu. Sebenarnya, kemarin harus hadir (Jerinx). Tapi yang bersangkutan tidak hadir," imbuhya.

Layangkan Pemangglan Kedua

Pihaknya kembali melayangkan lagi surat panggilan kedua kepada Jerinx. Rencananya, akan dipanggil kembali sebagai saksi pada Kamis (6/7) mendatang.

Syamsi mengatakan, unggahan yang dilaporkan salah satunya yakni menyebut IDI dan Rumah Sakit sebagai kacung WHO.

Adapun kalimat yang dimaksud yakni ‘Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19’.

"Ada kalimat itu, gara-gara kalimat IDI dan rumah sakit jadi kacung WHO," jelasnya.

Dilaporkan Ketua IDI Bali

Syamsi juga menyampaikan, laporan tersebut dilakukan pada 16 Juni 2020 lalu, oleh Ketua IDI Provinsi Bali.

"Pelapor dari Ketua IDI. Kita, sudah periksa saksi-saksi dan kemudian sudah periksa Ketua IDI dan kemudian pemeriksaan ahli-ahli juga," ujar Syamsi.

Dalam hal itu, Jerinx diduga melanggar Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) UU Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Artikel Asli