Dilaporkan Penumpang Memaksa Oral Seks, Sopir Travel di Empat Lawang Ditangkap Polisi

Merdeka.com Dipublikasikan 19.32, 18/11/2019
Ilustrasi borgol. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki
Korban adalah seorang wanita berinisial Y (23), warga Pagar Jati, Bengkulu. Peristiwa itu terjadi saat korban menumpangi mobil travel dikemudikan pelaku dari rumahnya dengan tujuan Pendopo, Empat Lawang, Minggu (17/11).

Seorang sopir travel di Empat Lawang, Sumatera Selatan, ditangkap polisi setelah diduga memaksa penumpangnya melakukan oral seks. Namun pelaku berinisial ASP (32), membantah tuduhan itu dan berdalih hanya memegang kepala korban.

Korban adalah seorang wanita berinisial Y (23), warga Pagar Jati, Bengkulu. Peristiwa itu terjadi saat korban menumpangi mobil travel dikemudikan pelaku dari rumahnya dengan tujuan Pendopo, Empat Lawang, Minggu (17/11).

Hanya berjarak beberapa kilometer dari tujuan, travel itu hanya menyisakan korban. Sementara penumpang lain lebih dulu turun.

Situasi itu dimanfaatkan pelaku untuk berbuat cabul terhadap korban. Dengan ancaman, korban menuruti permintaan pelaku melakukan oral seks.

Setelah sampai di tempat tujuan, korban langsung melaporkan kejadian itu ke kantor polisi. Tak lama, pelaku yang tinggal di Desa Tanjung Raman, Pendopo, itu langsung diringkus.

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto membenarkan penangkapan pelaku atas tindak pidana perbuatan cabul. Korban tidak terima diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku.

"Benar, pelaku sudah ditangkap dan ditangani di Polsek Pendopo," ungkap Eko, Senin (18/11).

Dari pemeriksaan, pelaku membantah tuduhan itu dan berdalih hanya memegang kepala korban saat berada di dalam mobil. Jika terbukti, pelaku dapat dikenakan Pasal 289 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara.

"Kasus ini masih diproses, masih pemeriksaan korban dan pelaku," pungkasnya.

Artikel Asli