Dikira Pesta Narkoba, Cewek Ini dan Teman-temannya Diamankan Polisi, Ternyata Cuma Bedak Ketiak

hai-online.com Dipublikasikan 05.02, 26/11/2019 • Ricky Nugraha
Dikira Pesta Narkoba, Cewek Ini dan Teman-temannya Diamankan Polisi, Ternyata Cuma Bedak Ketiak (Instagram/sharoniaparuntu)

HAI-online.com -Pesta ulang tahun seharusnyamenyenangkan.Namun,bagi Sharonia Paruntu, pesta ulang tahuncewek asal Singapura ini jadi nggak begitu menyenangkan karena ia dan teman-temannya ditangkap polisi karena salah tuduh.

Pada Selasa kemarin (12/11/19), ayah Sharonia,Stanley Paruntu, menceritakan ke Facebook tentang penangkapan anaknya tersebut bersama teman-temannya saat menginap di salah satu hotel mewah di Singapura.

Dalam postingan tersebut, ia mengatakan bahwa pihak hotel telah membuat laporan ke polisi dengan menyebut anaknya sedang pesta narkoba.

Pihak hotel mencurigai bubuk putih yang ada dalam kantong plastik kecil sebagai narkoba, padahal itu adalah bedak ketiak atau deodoran bubuk.

Pada 10 November,Sharonia mengklaim dia dan teman-temannya dituduh oleh staftelah mengadakan pesta narkoba.

Hal ini karena salah satu staf hotel melihat adanya kantong plastik dengan bubuk putih tersebut, saat diminta mengecek kamar tempatSharonia menginap karena pintu kaca toilet yang pecah.

Menurut Sharonia, pihak hotel langsung memanggil polisi danmenahannyaselama 14 jam di kantor polisi. Sharonia jugamengaku bahwa ia dan teman-temannya diperlakukan seperti kriminal.

Namun, setelah investigasi polisi dilakukan, dugaan “obat-obatan” itu ternyata bukan narkoba,melainkan bubuk tawas, sejenis deodoran yangdibuat dari garam mineral.

Sedangkan pintu kaca hotel yang pecah itu terjadi karena dua teman Sharonia terjebak di dalam kamar mandi pada pukul jam 2 pagi dan nggak bisa membukanya.

Kemudian temannya yang lain mencoba membantu membukanya, tapi upaya mereka justru membuat pintu kaca itu retak.

Foto pintu kaca yang retak (TripAdvisor)

Setelah sekitar 30 menit berusaha dan nggak membuahkan hasil, akhirnya mereka memutuskan untuk meminta bantuan dengan memanggil staf hotel.

Ketika staf hotel tiba, salah satustaf melihat bubuk tawas dan menuduh Sharonia membawa narkoba ke hotel.

Sharonia juga mengklaim bahwa staf hotelnggak menanyakan dulu bubuk apa itu, sebelum menuduhnya membawa narkoba ke hotel.

Deodorant bubuk yang dikira narkoba (Instagram/sharoniaparuntu)

Bahkan, ia mengaku pihak hotel juga mendendanya sebesar 1.700 dollar Singapura atas pintu kaca kamar mandi hotel yang pecah itu.

Dalam sebuah pernyataankepadaMothership, polisi mengkonfirmasi insiden itu dengan mengatakan bahwa pihaknya telah menangkap empat orang berusia antara 18 dan 19, pada pagi hari 10 November.

Namun, merekadibebaskan tanpa syarat pada dini hari berikutnya setelah mereka mengkonfirmasi bubuk putih bukan narkoba, juganggak ada dari mereka yang dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Artikel Asli