Dikabarkan Tak Harmonis, Ini Alasan Sarri Ogah Turunkan Ronaldo saat Juventus Lawan Atalanta

INDOSPORT.com Diupdate 13.53, 22/11/2019 • Dipublikasikan 13.53, 22/11/2019 • Penulis: I Made Dwi Kardiasao | Editor: Lanjar Wiratri

INDOSPORT.COM - Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, punya alasan tersendiri kenapa dia ogah menurunkan Cristiano Ronaldo di laga Serie A Italia 2019-2020 lanjutan melawan Atalanta, Sabtu (23/11/19).

Sarri memiliki alasan kuat dengan rencana mengistirahatkan sang pemain andalan karena memiliki masalah terkait akan kesehatannya. Selain itu eks platih Chelsea itu menyebut jika Ronaldo justru bakal diturunkan pada pertandingan Liga Champions.

"Di saat tertentu para pemain memang butuh yang namanya masa pemulihan dan beristirahat. Masalahnya saat ini dia (Ronaldo) sempat menyatakan jika kondisinya membaik tapi untuk sesaat kondisinya sempat bermasalah," ujar Sarri seperti dilansir dari Gianluca Dimarzio.

"Tujuannya saat ini ialah menyiapkan dirinya untuk siap pada pertandingan Liga Champions melawan Atletico Madrid. Alhasil 99 persen dia tidak akan ikut serta pada pertandingan melawan Atalanta nantinya," tutupnya.

🎙 Sarri: "There is no need for clarification with @Cristiano. At certain times, the players must be left to recover and cool down. The problem is that on Tuesday he told us that he is still not well. The goal is to have him back for the #UCL."#AtalantaJuve pic.twitter.com/0EKxihGIVr

— JuventusFC (@juventusfcen) November 22, 2019

Pernyataan Sarri ini seolah menampik hubungan yang kurang baik antara Sarri dan Ronaldo yang sempat terkuak di publik. Sebelumnya, Ronaldo dan Sarri memang dikabarkan tidak harmonis.

Hal ini tercium publik ketika Ronaldo terlihat tak mendapat jatah bermain yang layak pada laga kemenangan tipis Juventus atas AC Milan dengan skor 1-0, Senin (11/11/19). Pada pertandingan yang berlangsung di kandang mereka, Juventus Stadium, striker Timnas Portugal itu harus rela hanya bermain selama 55 menit.

Dirinya harus diganti oleh Paulo Dybala yang justru mampu menjadi penyelamat muka tim usai mencetak gol di menit ke-77. Sayang bukannya ikut berbahagia, Ronaldo malah pergi meninggalkan timnya sebelum pertandingan berakhir.

Hal ini pun sempat membuat publik berspekulasi jika Ronaldo merasa tidak bahagia di Juventus dan membuka peluang untuk hengkang.

Artikel Asli